BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin, berencana melakukan penataan ulang rumah dinasnya di Gedung Mahligai Pancasila, Kota Banjarmasin. Pada Jumat (31/1/2025) siang, ia meninjau langsung kondisi rumah dinas didampingi jajaran Pimpinan SKPD Provinsi Kalsel, termasuk Plh Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kalimantan Selatan, M Syarifuddin, serta Plt Kadis PUPR Kalsel, M Yasin Toyib.
Dalam peninjauan tersebut, H Muhidin mengungkapkan visinya untuk memperindah dan menata ulang rumah dinas agar lebih nyaman dan fungsional. Ia berencana mengubah warna dinding, memperbesar pintu masuk dan jendela agar cahaya alami lebih banyak masuk, serta mengganti lantai dan plafon untuk memberikan tampilan yang lebih segar.
“Barang-barang dikeluarkan dulu, biar luas. Nanti baru diatur ulang sesuai kebutuhan,” ujar H Muhidin, menekankan pentingnya efisiensi ruang dalam rumah dinasnya.
Ia juga merancang perubahan pada beberapa area penting, termasuk mengubah ruangan Sekretariat PKK menjadi kamar mandi dan merenovasi Balai Rakyat agar menjadi mushola minimalis yang lebih nyaman digunakan.
Selain aspek estetika, H Muhidin juga ingin memastikan rumah dinas memiliki tata ruang yang lebih baik. Ia menginginkan ruang tamu diperluas agar dapat menampung lebih banyak tamu dan menciptakan suasana yang lebih terbuka serta nyaman. Menurutnya, ruang tamu yang lebih luas akan memberikan keleluasaan dalam menerima tamu penting dan menjalin komunikasi yang lebih baik. Selain itu, kamar tidur hanya diperuntukkan bagi dua orang saja agar lebih optimal.
“Hari ini kita meninjau kembali rumah dinas Gubernur Kalimantan Selatan dengan Gedung Mahligai. Tempat tidur gubernur yang lama juga akan kita rombak sebagian agar lebih nyaman,” jelasnya seusai peninjauan.
Gubernur menargetkan agar seluruh renovasi ini bisa selesai pada tahun ini. Ia meminta kepada PUPR Kalsel untuk memastikan proyek ini berjalan lancar dan anggaran yang tersedia dimanfaatkan dengan baik.
“Harus dimantapkan di tahun ini. Karena masih ada dana sedikit, kalau tidak cukup nanti bisa ditambah di anggaran perubahan,” pungkasnya.[]
