BPBD Balangan Gelar Pelatihan APAR di PN Paringin

Diposting pada

Pegawai Pengadilan Negeri (PN) Paringin mengikuti sosialisasi penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan simulasi pemadaman kebakaran yang diberikan oleh Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan, Senin (17/3/2025).

Kepala Pelaksana BPBD Balangan, H. Rahmi, menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendasar tentang penggunaan APAR, sekaligus melatih para pegawai agar dapat mengoperasikan alat tersebut secara tepat dan efektif dalam menghadapi situasi darurat kebakaran kecil.

“APAR adalah alat yang digunakan untuk memadamkan api dalam skala kecil atau mengendalikan kebakaran agar tidak meluas. Alat ini berbentuk tabung yang berisi bahan pemadam api bertekanan tinggi,” jelas Rahmi saat memberikan materi pelatihan.

Setelah penyampaian materi teori, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Balangan memandu peserta melakukan simulasi pemadaman api secara langsung. Para pegawai diberikan kesempatan praktik memadamkan api menggunakan APAR, sehingga mereka dapat memahami cara kerja alat tersebut secara lebih mendalam.

Dalam kesempatan itu, Rahmi juga menekankan pentingnya keberadaan APAR di setiap instansi, baik pemerintah maupun swasta, sebagai salah satu alat wajib dalam upaya mitigasi risiko kebakaran.

“Dalam aspek kesehatan dan keselamatan kerja, APAR adalah perangkat standar yang harus tersedia untuk mencegah potensi kebakaran,” katanya.

Rahmi juga memberikan penjelasan teknis tentang cara penggunaan APAR yang benar. Ia mengimbau peserta untuk selalu memperhatikan arah angin sebelum menggunakan alat pemadam.

“Untuk mengetahui arah angin, perhatikan pergerakan asap. Jangan berdiri melawan arah asap, dan posisikan diri sekitar 1,5 hingga 3 meter dari titik api,” ujarnya.

Selain itu, Rahmi menyampaikan langkah-langkah penggunaan APAR, dimulai dengan membuka segel, menarik pin pengaman, kemudian mengarahkan moncong selang ke titik api, dan terakhir menekan tuas agar semburan bahan pemadam api keluar dengan baik.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan pegawai PN Paringin dalam menghadapi potensi kebakaran, serta mendorong budaya sadar keselamatan di lingkungan kerja. Para peserta pun terlihat antusias mengikuti rangkaian simulasi dan praktik yang diberikan oleh tim BPBD.