Seleksi Paskibraka 2026 Kotabaru Dimulai, 159 Peserta Lolos Tahap Administrasi

Diposting pada

KOTABARU – Pemerintah Kabupaten Kotabaru resmi membuka seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun 2026. Pembukaan dilakukan Wakil Bupati Kotabaru Syairi Mukhlis, ditandai dengan penyematan tanda peserta secara simbolis, Senin (13/4/2026), di Gedung Paris Barantai.

Dalam sambutannya, Syairi Mukhlis mengapresiasi tingginya antusiasme peserta. Ia menegaskan, seleksi Paskibraka tidak sekadar mencari petugas pengibar bendera, tetapi juga menjadi sarana pembinaan generasi muda yang berjiwa kepemimpinan dan nasionalisme.

“Tanamkan semangat persatuan dan kesatuan. Kalian adalah putra-putri terbaik dari masing-masing kecamatan yang akan menjadi penerus pembangunan daerah,” ujarnya.

Ia berharap, melalui seleksi ini akan lahir generasi muda yang disiplin, tangguh, dan siap bertugas pada upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus mendatang.

Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kotabaru, Johanuddin, menyampaikan sebanyak 187 peserta mendaftar melalui sistem daring. Dari jumlah tersebut, 159 peserta dinyatakan lolos seleksi administrasi, terdiri dari 92 laki-laki dan 63 perempuan.

“Selanjutnya akan dipilih 39 peserta terbaik sebagai anggota Paskibraka Kabupaten Kotabaru tahun 2026,” ujarnya.

Ia menjelaskan, proses seleksi dilaksanakan selama empat hari dengan sejumlah tahapan. Hari pertama meliputi tes Pendidikan Wawasan Kebangsaan (PWK) dan tes intelegensi umum. Hari kedua dilanjutkan dengan tes kesehatan dan parade.

Pada hari ketiga, peserta menjalani tes kesamaptaan berupa uji fisik seperti lari 12 menit, push up, dan sit up, serta tes Peraturan Baris Berbaris (PBB). Sementara hari keempat diisi dengan tes wawancara yang mencakup aspek psikologi, kemampuan bahasa Inggris, bakat seni, serta pengetahuan bela negara.

Dari seluruh rangkaian seleksi, akan ditetapkan 39 peserta terbaik serta enam pasang cadangan. Tiga pasang terbaik selanjutnya akan mengikuti seleksi tingkat pusat.

Proses seleksi melibatkan tim gabungan dari unsur TNI, Polri, tenaga kesehatan, psikolog, pelatih kesenian, fisioterapis, Kesbangpol, serta Purna Paskibraka Indonesia (PPI).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *