BUKAN dari balik meja, melainkan langsung di tepi sungai. Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan H. Supian HK turun ke lapangan meninjau pengerukan jalur sungai baru di Kecamatan Danau Panggang, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Jumat (12/6/2026).
Jalur sungai baru ini adalah aspirasi yang sudah lama hidup di benak masyarakat Danau Panggang. Selama ini warga harus menempuh rute memutar yang memakan waktu lebih lama — baik untuk aktivitas harian maupun mendistribusikan hasil bumi. Jalur baru ini akan memotong rute itu secara signifikan, menghubungkan wilayah Tabalong langsung ke Hulu Sungai Utara menuju Sungai Barito.
“Ini jalan pintas air bagi masyarakat. Dari yang biasanya muter jauh, sekarang bisa lebih cepat sampai tujuan,” ujar Supian HK di lokasi.
Namun bagi Supian, manfaatnya tidak berhenti pada soal waktu tempuh. Jalur yang lebih pendek berarti biaya angkut lebih murah, distribusi barang lebih lancar, dan harga kebutuhan pokok lebih stabil.
“Dampaknya langsung ke ekonomi masyarakat Danau Panggang. Distribusi lancar, biaya angkut turun, harga lebih stabil. Ujungnya pertumbuhan ekonomi warga terdorong naik,” tegasnya.
Politisi senior Partai Golkar itu menegaskan tidak akan berhenti setelah kunjungan ini. Ia berkomitmen mengawal pengerjaan hingga tuntas dan meminta pemerintah daerah serta dinas terkait menjaga fungsi jalur sungai agar berkelanjutan.
“Ini bukan sekadar gali sungai. Ini soal membuka akses, menghemat waktu, dan menggerakkan ekonomi masyarakat. Aspirasi warga yang kita perjuangkan harus berujung manfaat nyata,” pungkasnya.
Warga menyambut perhatian itu dengan harapan yang sederhana: pengerukan segera rampung, aktivitas harian kembali lancar, dan hasil pertanian serta perikanan bisa mengalir lebih efisien ke pasar.[]
