TAMIANG LAYANG – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kabupaten Barito Timur menggelar pembinaan dan penilaian Desa Literasi di Desa Tangkan, Kecamatan Awang, Jumat (17/7/2026). Desa Tangkan disiapkan mewakili Barito Timur pada ajang pemilihan Desa Literasi tingkat Provinsi Kalimantan Tengah.
Plt. Kepala DPK Barito Timur Ari Panan P. Lelo menjelaskan, Desa Tangkan dipilih karena telah memenuhi lima indikator utama penilaian: perpustakaan berbasis Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) yang aktif, kegiatan literasi rutin, ketersediaan pegiat literasi, dukungan pendanaan APBDes, serta inovasi literasi digital, pertanian, dan literasi terintegrasi Posyandu dan PKK.
“Program ini bukan sekadar perlombaan, tetapi juga untuk memetakan, membina, sekaligus memberikan apresiasi kepada desa-desa yang telah berhasil membangun ekosistem literasi,” ujarnya.
Ia menegaskan, perpustakaan desa harus bertransformasi dari sekadar tempat meminjam buku menjadi pusat belajar masyarakat yang mendorong akses informasi dan peningkatan kualitas hidup.
Ketua Panitia sekaligus Plt. Sekretaris DPK Ernawaty menyebut Desa Tangkan berpotensi melaju hingga tingkat nasional jika mampu menampilkan berbagai praktik baik yang telah dibangun.
Dalam rangkaian pembinaan, DPK menghadirkan tiga narasumber: Duta Baca Umum Barito Timur Erika Philip yang menyampaikan materi komunikasi fungsional bahasa Inggris, Imanuel Fransisco yang mengupas Teknologi Informasi dan Komunikasi, serta Lili Priani yang memaparkan petunjuk pelaksanaan dan teknis program Desa Literasi sebagai pedoman di tingkat desa.[]



