Bunda Literasi Barito Timur: Perpustakaan SMA Harus Jadi Laboratorium Ide, Bukan Sekadar Rak Buku

Diposting pada

TAMIANG LAYANG – Bunda Literasi Kabupaten Barito Timur Ny. Misnawaty M. Yamin mengunjungi SMAN 1 Tamiang Layang untuk memberikan arahan dalam kegiatan Pembinaan Lomba Perpustakaan Sekolah Terbaik Tingkat SMA Tahun 2026, Selasa (28/7/2026). Ia didampingi Plt. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Ari Panan dan Kepala SMAN 1 Tamiang Layang Muhamad Kastianur.

Misnawaty menegaskan, perpustakaan SMA harus bertransformasi — bukan sekadar tempat meminjam buku, melainkan pusat aktivitas intelektual yang melahirkan pemimpin masa depan.

“Kalau SD itu fondasi membaca, maka SMA adalah puncaknya berpikir. Kalian bukan lagi sekadar membaca cerita, tetapi membaca dunia, membaca data, membaca isu, dan membaca masa depan. Karena itu, perpustakaan SMA harus menjadi laboratorium ide, tempat berdiskusi, melakukan riset, dan melahirkan pemimpin masa depan Barito Timur,” ujarnya.

Kepada para siswa, ia mengajak agar menjadikan perpustakaan sebagai tempat yang dikunjungi karena rasa ingin tahu — bukan sekadar kewajiban. Ia mendorong pelajar memperluas wawasan dengan membaca tentang kewirausahaan, teknologi, sejarah Dayak, hingga informasi beasiswa sebagai bekal meraih cita-cita.

Misnawaty juga mengusulkan agar sekolah menghadirkan Pojok Karier Pelajar — ruang informasi dan bimbingan bagi siswa dalam mengenali bakat, memilih jurusan, dan merencanakan masa depan. Selain itu, ia mendorong pustakawan berinovasi melalui media sosial: membuat konten resensi buku di TikTok, program “Sehari Menjadi Pustakawan”, hingga menciptakan sudut baca yang nyaman.

“Menang atau kalah dalam lomba adalah hal yang biasa. Tetapi yang tidak boleh kalah adalah semangat kita membangun budaya baca di Barito Timur,” tegasnya.[]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *