Posyandu Kalteng Perkuat Layanan Dasar dan Bantu Warga Terdampak Karhutla di Barito Timur

Diposting pada

TAMIANG LAYANG — Dampak musim kemarau dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi perhatian dalam kunjungan Tim Penggerak (TP) Posyandu Provinsi Kalimantan Tengah ke Kabupaten Barito Timur.

Dipimpin Ketua TP Posyandu Kalteng Ny. Aisyah Thisia Agustiar Sabran, rombongan menggelar sejumlah kegiatan di Kecamatan Paku, Selasa (22/9/2026). Ketua TP Posyandu Kabupaten Barito Timur Ny. Misnawaty M Yamin turut mendampingi kegiatan tersebut.

Selain memperkuat pelaksanaan Posyandu melalui enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM), kunjungan itu diisi dengan penyaluran bantuan bagi warga terdampak karhutla serta kader Posyandu.

“Hari ini kami datang ke Barito Timur untuk memperkuat implementasi Posyandu enam bidang SPM sekaligus memberikan dukungan bagi masyarakat terdampak karhutla,” kata Thisia.

Bantuan yang disalurkan meliputi oksigen portabel, sembako, masker anak, susu, perlengkapan Posyandu, vitamin anak, pompa air, serta sejumlah kebutuhan lainnya.

Menurut Thisia, bantuan tersebut merupakan bagian dari dukungan Posyandu melalui enam bidang SPM untuk membantu masyarakat menghadapi tekanan akibat musim kemarau dan karhutla.

Penyerahan bantuan dilakukan bersama TP Posyandu Kabupaten Barito Timur dan disaksikan Bupati Barito Timur M. Yamin.

Bupati M. Yamin mengapresiasi dukungan TP Posyandu Provinsi Kalimantan Tengah kepada masyarakat Barito Timur. Ia menilai penguatan Posyandu tidak hanya berkaitan dengan pelayanan kesehatan, tetapi juga menyentuh kebutuhan dasar masyarakat lainnya.

Enam bidang SPM yang diperkuat mencakup kesehatan, pendidikan, sosial, pekerjaan umum, perumahan rakyat, serta ketenteraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat.

“Penguatan Posyandu melalui enam bidang SPM menjadi bagian penting dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat,” kata M. Yamin.

Menurutnya, kunjungan tersebut juga memperkuat koordinasi pemerintah provinsi dan kabupaten dalam memastikan pelayanan dasar tetap menjangkau masyarakat, termasuk ketika daerah menghadapi kondisi seperti musim kemarau dan karhutla.[]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *