Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DP3A P2KB PMD) Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, menggelar sosialisasi dan penyuluhan tentang “Peran Mahasiswa dalam Menghadapi Bonus Demografi dan Pencegahan Stunting di Kabupaten Balangan”.
Kegiatan ini bertujuan mendorong mahasiswa agar aktif mencegah stunting serta siap menghadapi bonus demografi di masa depan.
Subkoordinator Pengendalian Penduduk Kabupaten Balangan, Denny Mariaty Simbolon, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga. Salah satu langkah yang diambil adalah membentuk Koalisi Muda Kependudukan, dimulai dengan menyasar kalangan mahasiswa.
“Kegiatan ini adalah sosialisasi dan penyuluhan bagi mahasiswa. Kami ingin membentuk Koalisi Muda Kependudukan di Balangan sesuai arahan dari Kementerian, dimulai dari kegiatan ini,” kata Denny di Balangan, Kamis (8/5/2025).
Denny berharap para mahasiswa dapat ikut berperan dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, termasuk tentang pentingnya mencegah pernikahan dini yang menjadi salah satu penyebab stunting.
Sementara itu, narasumber dari Universitas Lambung Mangkurat, Meitria Syahadatina Noor, menyampaikan bahwa generasi muda memiliki peran besar dalam menyongsong bonus demografi. Ia mengajak mahasiswa untuk mendukung program pemerintah, terutama dalam menunda usia pernikahan dan menyebarkan informasi terkait kesehatan.
“Kami berharap setelah kegiatan ini mahasiswa bisa terlibat dalam edukasi dan advokasi lintas sektor, serta berkontribusi melalui kegiatan kemasyarakatan, inovasi, dan riset terkait stunting dan bonus demografi,” ujarnya.
Kegiatan ini juga sejalan dengan instruksi Bupati Balangan agar seluruh pihak terlibat aktif dalam upaya menurunkan angka stunting dan mencegah kemiskinan ekstrem di daerah.



