Balangan, Penguatan struktur organisasi Ikatan Bidan Indonesia (IBI) hingga tingkat ranting dinilai krusial dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak di Kabupaten Balangan. Peran aktif bidan di wilayah kerja masing-masing menjadi kunci keberhasilan dalam upaya tersebut.
Wakil Ketua I Pengurus Cabang IBI Kabupaten Balangan, Erlita Handayani, menyebut pengaktifan kembali kepengurusan ranting sebagai momentum penting setelah sekitar enam tahun tidak berjalan. Langkah ini sekaligus menjadi upaya memperkuat koordinasi dan kebersamaan antarbidan di daerah.
“Setelah kurang lebih enam tahun tidak terlaksana, pertemuan ini menjadi momentum kebangkitan organisasi sekaligus penguatan kebersamaan dan kekompakan bidan di Kabupaten Balangan,” ujar Erlita dalam pertemuan rutin IBI se-Kabupaten Balangan di Kecamatan Paringin Selatan, Sabtu (31/1/2026).
Menurutnya, keberadaan ketua ranting IBI merupakan langkah strategis untuk memperkuat struktur organisasi hingga tingkat paling dekat dengan masyarakat. Dengan struktur yang kuat, pelaksanaan program kerja organisasi diharapkan dapat berjalan lebih efektif, terarah, dan tepat sasaran.
Erlita berharap para ketua ranting yang telah dilantik mampu menjaga marwah profesi bidan, meningkatkan solidaritas antarsesama anggota, serta berkontribusi nyata dalam penguatan pelayanan kebidanan di wilayah masing-masing.
“Kepada para ketua ranting yang dilantik, jabatan ini merupakan amanah organisasi sekaligus tanggung jawab moral untuk menjaga profesionalisme dan meningkatkan kualitas pelayanan kebidanan di masyarakat,” tambahnya.
Melalui penguatan peran bidan di tingkat ranting, Pengurus Cabang IBI Kabupaten Balangan optimistis organisasi akan semakin aktif, solid, dan profesional, serta mampu bersinergi dengan berbagai pihak dalam mendukung peningkatan pelayanan kesehatan ibu dan anak di daerah.



