Warga Desa Dorong Kalimantan Tengah Resah Ada Aktivitas Pengerukan Tanah
Warga Desa Dorong Kalimantan Tengah Resah Ada Aktivitas Pengerukan Tanah

Warga Desa Dorong Kalimantan Tengah Resah Ada Aktivitas Pengerukan Tanah

Diposting pada

Warga Desa Dorong Kecamatan Dusun Timur Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah mulai resah dengan adanya gerak-gerik mencurigakan terkait aktivitas pengerukan tanah (galian c). 

“Memang jelas aktivitas ada kegiatan lalu lalang angkutan dom truk angkutan material latret di Desa Dorong. Kita tidak berani sebagai warga masyarakat desa untuk mengetahui lebih dalam. Kita hanya bisa kemampuan mempertanyakan saja,” kata Aldi warga RT 3 Desa Dorong, Selasa (30/6).

Aktivitas pengerukan tanah di Desa Dorong menurut Aldi memang sudah lama berlangsung. Namun menurutnya, masyarakat tidak merasakan kontribusi atas adanya aktivitas tersebut di daerahnya.

“Selama ini kurang tau dan tidak pernah ada menerima apa pun dari aktivitas tersebut, jujur pemilik lahan hanya menyediakan lahan, tapi yang mengerjakan bukan pemilik,” ujarnya.

Menurut keterangan Aldi, pada tahun 1997 hingga 1998, masyarakat masih merasakan kontribusi atas aktivitas tersebut.

“Kalau tidak salah lima ribu per ret,” ucapnya.

Sedangkan Kepala Desa Dorong sendiri, soal ini belum mau berkomentar. Ia melimpahkan hak menerangkan pada Ketua BPD.

Ketua Badan Perwakilan Desa (BPD) Dorong Dili Ata Harapani juga angkat bicara soal ini. Ia juga mengakui tidak tahu tentang ada atau tidaknya kompensasi terhadap desa dari aktivitas tersebut.

“Bahkan ada sentilan masyarakat bahwa ada yang katakan kompensasi ke Kepala Desa. Setelah kita pertanyakan langsung kepada Kepala Desa, jawab Kepala Desa langsung tidak ada. Kita berharap ada lah kontribusinya untuk desa,” kata Dili Ata Harapani.

Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Barito Timur Franz Sila Utama ketika dikonfirmasi juga mengatakan jika pemerintah daerah juga tidak pernah menerima apa pun dari altivitas tersebut.

“Berupa apa pun tidak pernah kita terima,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *