Sampah dan Eceng Gondok Kembali Cemari Sungai di Banjarmasin

Sampah dan Eceng Gondok Kembali Cemari Sungai di Banjarmasin

Diposting pada

Editor : Almin Hatta

BANJARMASIN – Sudah menjadi fenomena setiap tahunnya, jika memasuki musim hujan maka Kota Banjarmasin terancam sampah kiriman berupa ranting dan batang pohon bercampur eceng gondok kiriman dari hulu sungai.

Keberadaan sampah kiriman ini kerap mengganggu aktivitas masyarakat yang sebagian masih mengandalkan jalur transportasi, khususnya Sungai Martapura yang membelas dua kota Banjarmasin.

Pasalnya, sebagian besar sampah tersebut tersangkut di bawah Jembatan Pasar Lama. Sedangkan yang sebagian lagi tersangkut di bawah Jembatan Antasari. Akibatnya, kapal kecil atau kelotok tidak bisa lewat.

Dikonfirmasi masalah ini, Kepala Bidang Sungai Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Banjarmasin Hizbulwathoni mengatakan, pihaknya sudah punya rencana untuk mengatasinya agar tidak terulang.

Yakni dengan mengoptimalkan Pasukan Turbo atau Tim Kebersihan dan Kapal Sapu-Sapu, dengan menjadwalkan pengawasan di dua jembatan yang kerap menumpuknya sampah dan eceng gondok tersebut.

Selain itu, papar Hizbulwathoni, di awal tahun lalu PUPR juga telah melakukan uji fungsi perangkap atau jaring apung untuk menghadang sampah dan eceng gondok di Sungai Martapura di kawasan Banua Anyar.

“Kami masih melihat pola aliran dari Sungai Martapura yang mudah-mudahan tahun ini bisa sesuai prediksi kita, sehingga perangkat yang kita pasang bisa berfungsi maksimal,” katanya.

Kendati demikian, Hizbulwathoni menekankan pentingnya koordinasi dan kerja sama antara pemerintah daerah yang wilayahnya dilewati Sungai Martapura dalam mengatasi masalah sampah yang datang berulang.

“Sebaiknya ada peran semua daerah untuk mengatasi ini. Tapi ini harus dijembatani oleh Pemprov Kalsel. Apalagi Sungai Martapura jadi ajang kegiatan festival sejumlah daerah, tidak cuma oleh Pemkot Banjarmasin,” pungkasnya.[]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *