Warga Desa Siong Merasakan Manfaat Dana Desa

Warga Desa Siong Merasakan Manfaat Dana Desa

Diposting pada

Editor : Almin Hatta

TAMIYANGLAYANG – Program Penyedian Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat yang dikenal dengan sebutan PAMSIMAS, benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga desa.

Demikian pengakuan sejumlah warga Desa Siong, Kecamatan Paju Epat, Kabupaten Barito Timur (Bartim), yang sudah mendapatkan Program Pamsimas tersebut. 

“Pamsimas ini sudah dilaksanakan pada tahun 2019 oleh pihak Dinas PU Kabupaten Bartim, dan sekaligus diserahkan kepada Pemerintahan Desa, dan warga sudah merasakan manfaatnya,” kata Kepala Desa Siong, Sidianto, Selasa (1/12/2020) lalu.

Sehubungan dengan hal tersebut, Pemerintah Desa Siong merasa berkewajiban untuk memeliharanya. 

“Maka dari itu, nantinya ada Dana Desa (DD)  yang akan kita kucurkan untuk hal-hal yang berkaitan dengan Pamsimas ini,” ujarnya.

Sidianto menjelaskan, setelah melakukan pengecekan dan melihat perkembangan pemanfaatan program Pamsimas untuk warga Desa  Siong, maka ada yang perlu dilakukan perbaikan dan pengamanan.

“Pertama, masalah pagar kolam air yang sudah kurang memadai sehingga perlu perbaikan. Kalau tidak, kita  takutkan nantinya ada bebarapa hal yang membahayakan anak-anak. Juga hewan-hewan bisa pula masuk atau tercebur ke dalam kolam tersebut, yang pada akhirnya warga tidak mau memanfaatkan airnya,” katanya.

Sesuai dengan anggaran yang ada, lanjut Sidianto, maka pihaknya melakukan pembuatan pagar keliling lingkungan kolam tersebut. 

“Sesuai dengan keadaan, mengenai apa-apa keperluannya, maka sudah kita anggarkan dengan nilai sekitar Rp14 juta,” ucapnya.

Sedangkan untuk tahun 2021 mendatang, Sidianto menyatakan pihak Pemerintah Desa Siong akan menganggarkan untuk keperluan melanjutkan penyambungan pipa air ke rumah-rumah warga.

Sidianto menjelaskan, pelaksanaan penyaluran air ke rumah warga ini akan dilakukan secara terukur sesuai keperluaan air warga.

“Apakah nantinya perlu dana bantuan dari Dinas dan Intansi lainnya, kita lihat nanti perkembangannya. Sedangkan yang selama ini sudah tersambung baru mencapai 25 KK (Kepala Keluarga),” ungkapnya.

Selain itu, Sidianto juga berencana mengalokasikan DD untuk kepengurusan, ketua, sekreraris, yang terkait dengan pemeliharaan dan pemanfaatan Program Pamsimas ini.

“Tentu akan kita lakukan melalui rapat, dengan terlebih dulu membentuk dua pengurus program. Satu pengurus pemeliharaan, satu lagi pengurus mengenai biaya peralatan seperti listrik, penggunaan air yang dilakukan warga, dan hal lainnya,” tuntasnya.[]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *