Forum Pemuda Banua Bersatu Sikapi Tindakan Denny Indrayana Jelang PSU

Forum Pemuda Banua Bersatu Sikapi Tindakan Denny Indrayana Jelang PSU

Diposting pada

Editor : Almin Hatta

BANJARMASIN – Nama Denny Indrayana akhir-akhir ini kembali menyita perhatian publik. Hal ini terlihat saat mantan Wakil Menteri Hukum dan Ham Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II itu menuding Kubu Petahana, yakni BirinMu, melakukan tindak kecurangan (money politic) pada pemilihan Gubernur Kalsel 9 Desember lalu.

Tidak hanya melakukan tundingan miring kepada kubu lawan, Denny juga melakukan degradasi dengan Bawaslu Kalsel, dan menilai Bawaslu Kalsel tidak profesional dan tak netral.

Belum lagi, Denny juga memanggil para tokoh elite Jakarta untuk memenangkan dirinya di kancah pemilihan Gubernur Kalimantan Selatan 2021. Tentunya tindakan ini dinilai sejumlah kelompok membuat masyarakat kebingungan dan mengganggu kondusivitas Banua.

Menyikapi hal tersebut, Forum Pemuda Banua Bersatu mengambil sikap tegas. Yakni mengimbau agar Prof Denny Indrayana tidak menyebarkan statement atau pernyataan yang membuat masyarakat Kalsel kebingungan.

Hal ini diutarakan Rival, selaku salah satu anggota Forum Pemuda Banua Bersatu (PBB) saat konferensi pers di  Hotel Rattan In, Banjarmasin, Kamis (15/4/2021).

“Kami mengimbau kepada Prof Denny Indrayana untuk tidak menyebar kebingungan di tengah masyarakat. Jika merasa ada kecurangan dalam Pilkada Kalsel, silahkan melapor secara resmi ke Bawaslu Kalsel,”ucap Rival.

Setelah dua pernyataan sikap yang digelontorkan Forum Pemuda Banua Bergerak, mereka juga berkomentar tentang tindakan Denny Indrayana yang menyeret tokoh elite politik Jakarta dalam kontes Pilgub Kalsel.

“Warga Kalsel seolah-olah dikroyok. Apa kepentingan mereka tokoh elite politik Jakarta, kenapa mesti dibawa-bawa. Apakah ada kepentingan yang dibawa,” tambah Rival.

Menurut Rival, adanya andil tokoh elite politik Jakarta ini merupakan salah satu intervensi dari pihak luar. “Tentunya dengan adanya kontribusi pihak luar, kita harus merapatkan barisan dan menjaga Banua kita dari intervensi pihak elite politik Jakarta,” tegas Rival.

Tidak hanya itu. Forum Pemuda Banua Bersatu juga mendukung secara penuh KPU dan Bawaslu Kalsel selaku penyelenggara PSU (Pemungutan Suara Ulang) di Bumi Lambung Mangkurat. “Kami mendukung KPU dan Bawaslu Kalsel dan Gakkumdu Kalsel dalam menyelenggarakan PSU,” jelas Rival.

Di sisi lain, ada Imam Satria Jati yang juga merupakan bagian dari Forum Pemuda Banua Bersatu, sekaligus politisi Partai Golkar yang turut urun pendapat.

Menurutnya, manuver politik yang dilakukan Denny Indrayana merupakan salah satu manuver politik yang diberikan kepada rival politiknya, namun hasilnya tidak terbukti. 

“Banyak tundingan yang diutarakan Prof Denny Indrayana seperti bakul purun, dugaan kubu 01 memborong dagangan pedagang, dan yang terakhir ada money politic, dan itu semua tidak terbukti adanya,” ungkap Imam.

Jika Denny ingin PSU terlaksana secara damai dan fairplay, ungkap Imam Denny, harus berpolitik sendiri, tanpa menyeret elite politik Jakarta dalam kontestasi PSU kali ini. 

“Jika ingin bermain secara fairplay di PSU kali ini, tidak perlu membawa elit politik Jakarta untuk ikut berpolitik di Kalsel,” ujarnya.

Tidak hanya Imam dan Rival yang mengutarakan pendapat. Juga ada Yogi yang juga anggota Forum Pemuda Bersatu Banua, turut berpendapat.

Yogi menyayangkan tindakan Denny Indrayana yang dinilainya melakukan tundingan tak henti-henti kepada kubu lawan. “Saya di sini menyayangkan ulah Denny Indrayana yang menunding bahwa lawannya telah melakukan berbagai macam kecurangan,” ucap Yogi.

Menurut Yogi, manuver politik yang ditancapkan Denny jatuhnya malah menuding pihak lawan dengan dugaan yang tak terbukti adanya. “Denny itu melakukan manuver politik, tapi malah menuding pihak lawan,” ujar Yogi.

Di akhir, Forum Pemuda Banua Bersatu mengimbau kepada masyarakat Kalsel agar tidak terprovokasi dengan ujaran-ujaran kebencian maupun tundingan-tudingan yang tidak benar adanya, dan tetap menjaga keamanan serta ketertiban Kalimantan Selatan.[]

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *