Editor : Almin Hatta
TAMIYANGLAYANG – Update data Covid-19 di Kabupaten Barito Timur (Bartim) per Sabtu 3 Juli 2021, ada penambahan 4 kasus positif, 1 orang meninggal dunia, dan 2 orang pasien dinyatakan sembuh.
“Maka dari itu, semua warga Bartim diminta tetap menterapkan Protokol Kesehatan (Prokes),” kata Drs Dwi Aryanto, Ketua Bidang Komunikasi Publik Satgas Penanganan Covid-19 Bartim, yang juga Kepala Dinas Kominfo Bartim.
Dwi Aryanto menjelaskan, 2 pasien sembuh berasal dari Kecamatan Dusun Timur. Sedangkan penambahan kasus 4 orang, masing-masing berasal dari Kecamatan Karusen Janang 1 orang, Kecamatan Raren Batuah 1 orang, Dusun Tengah 1 orang, dan dari Kecamatan Patangkep Tutui 1 orang.
“Sedangkan pasien yang meninggal dunia berasal dari Desa Dayu, Kecamatan Karusen Janang. Untuk 2 orang pasien yang sudah sembuh berasal dari Kecamatan Karusen Janang dan Kecamatan Dusun Tengah,” ujarnya.
Dwi Aryanto memaparkan, secara akumulatif kasus Covid-19 yang terjadi di Bartim berjumlah 1.120 kasus, sebanyak 1.091 orang pasien sudah sembuh, 9 orang masih dalam perawatan, dan 20 orang dinyatakan meninggal dunia.
“Adapun 9 orang pasien yang masih dalam penaganan penyembuhan tersebar di empat kecamatan, dengan rincian dari Kecamatan Dusun Timur 5 orang, Raren Batuah 1 orang, Dusun Tengah 2 orang, dan dari Kecamatan Patangkep Tutui 1 orang,” ucapnya.
Dwi menyebutkan, ada enam kecamatan yang sudah tidak ada lagi pasien Covid-19 yang dirawat, dan menjadi zona hijau. Yakni Kecamatan Pematang Karau, Karusen Janang, Paju Epat, Paku, Awang, dan Kecamatan Benua Lima.
Dwi mengimbau masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan, sehingga terhindar dari penularan Covid-19.
“Bersama pemerintah dan seluruh komponen masyarakat, mari kita bersama-sama untuk lebih mendisiplinkan diri dan keluarga dalam mencegah dan memutus matarantai Covid -19 dari wilayah kita dengan selalu mematuhi protokol pencegahannya,” imbaunya.
Dukungan dan komitmen seluruh elemen masyarakat sangat diharapkan dalam penanganan Covid-19 di Kabupaten Barito Timur, dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan 5M. Yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas.[]



