Noor Fahmi:  Biaya Haji Tidak Naik

Noor Fahmi:  Biaya Haji Tidak Naik

Diposting pada

Editor : Almin Hatta

TAMIYANGLAYANG – Tahun 2022 mendatang, besar kemungkinan calon haji dari Indonesia sudah bisa diberangkatkan, setelah dua tahun terakhir tidak bisa berangkat karena terkendala pandemi Covid-19.

Kabar gembira ini diungkapkan Kakanwil Kemenag Kalteng, Drs H Noor Fahmi MM, usai mengikuti acara Jagong (ngobrol) Masalah Umrah dan Haji (Jamarah), di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Muntawara, Tamiang Layang, Kabupaten Barito Timur (Bartim), Senin (11/10/2021).

“Dan berkaitan dengan biaya haji, sekarang ini tidak naik. Hal itu sudah dipastikan oleh Komisi yang membidangi urusan haji di DPR RI. Untuk sekarang ini biaya haji hanya Rp38 juta sekian,” katanya.

Drs H Noor Fahmi MM menjelaskan, Jamarah yang digelar Kanwil Kemenag Kalteng bersama Kemenag Bartim ini terkait dengan masalah Umrah dan Haji pada masa pandemi Covid-19 ini.

“Karena kita tahu, dua kali sudah tidak dilakukan keberangkan jamaah Haji. Jadi, untuk tahun depan, ada tiga hal yang perlu kita cermati,” ujarnya. 

Pertama, papar Noor Fahmi, pemerintah memperhatikan keselamatan, kesehatan, dan keamanan para calon jamaah haji. Kemudian ketatnya luar biasa di Arab Saudi. Yakni dilakukan pembatasan.  

“Nah, kalau ada isu-isu yang berkembang, selain penjelasan tersebut, maka itu tidak ada,” tegasnya.

Kedua, lanjut Noor Fahmi, melalui kegiatan Jamarah ini diharapkan bisa memberikan penjelasan kepada masyarakat agar bersabar dalam urusan berhaji ini. Tetap menjalankan Prokes dan selalu berdo’a. 

“Ketiga, ikuti vaksinasi, karena itu merupakan salah satu ikhtiar agar Covid-19 segera berakhir,” tuturnya.

Noor Fahmi mengungkapkan, daftar tunggu calon jamaah haji se-Kalteng berjumlah 38.000 lebih selama dua tahun ini. 

“Sekarang tidak ada lagi sebutan haji plus, yang ada sekarang sebutannya haji reguler dan haji khusus,” ujarnya. 

Bupati Bartim, Ampera AY Mebas, yang juga ikut kegiatan Jamarah ini, mengatakan, dengan adanya kegiatan seperti ini, tentunya para calon jamaah Haji dan Umrah dapat mendengar dan mencermati penjelasan langsung dari narasumber (Kementerian Agama) seputar masalah Umrah dan Haji. Tentunya kabar yang didapat tidak hoax.

“Untuk tahun 2022 nanti, kemungkinan ada keberangkatan calon jamaah Haji, setelah selama dua tahun ini tertunda. Begitu juga umrah. Jadi, bagi yang keberangkatan hajinya tertunda, kita harapkan untuk bersabar, sampai ada kabar atau penjelasan dari penyelenggara Haji dan Umrah, untuk keberangkatan tahun 2022 akan datang,” ujarnya.[]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *