TAMIYANGLAYANG – Pihak SMAN 1 Tamianglayang akhirnya menjelaskan soal ‘uang setoran’ sebesar Rp750 ribu yang menjadi pembicaraan ramai belakangan ini.
“Uang itu bukanlah setoran untuk daftar ulang siswa baru atau siswa yang naik kelas seperti yang ramai dibicarakan itu,” kata Dwi Hairna selaku Sapras SMAN 1 Tamianglayang, Selasa (18/7/2023).
Dwi Hairna menjelaskan, dari total Rp750.000 tersebut terbagi dua. Yakni Rp500.000, dan Rp250.000 yang disebut-sebut sebagai uang daftar ulang.
“Tidak ada uang daftar ulang. Sebenarnya yang dibayar itu iuran OSIS sebesar Rp25.000 per tahun. Iuran Pramuka Rp25.000 per tahun. Lalu Rp100.000 untuk penyetoran kawah prestasi siswa yang ikut kegiatan event atau lomba.
“Kemudian Rp100.000 lagi berupa sumbangan untuk bikin pagar batas sekolah, karena tahun-tahun kemarin belum ada pagar. Jadi totalnya Rp250.000,” ujarnya.
Mengenai yang Rp500.000, dijelaskan oleh Ibu Betty selaku Humas SMAN 1 Tamianglayang.
Menurut Ibu Betty, dari Rp500.000 tersebut, sebanyak Rp400.000 untuk beli pakaian seragam sekolah bagi siswa baru.
“Bagi siswa yang naik kelas hanya membayar iuran Rp250.000 tadi saja. Jadi hanya siswa baru yang membayar total Rp750.000 kepada pihak sekolah, dan penggunaan dana tersebut ada perinciannya,” ucapnya.
Ibu Betty menyebutkan, pakaian sekolah tersebut lengkap dengan lambangnya, topi, dasi, baju batik, dan perlengkapan sekolah siswa.
“Termasuk untuk pembuatan kartu pelajar dan kartu perpustakaan bagi siswa baru. Juga pembayaran iuran OSIS siswa baru,” tuturnya.
Pembayarannya pun, papar Ibu Betty, tidak harus sekaligus Rp500.000. Tapi bisa dicicil.
“Ada juga siswa yang tidak mampu bayar, kita tidak bebankan. Semuanya melibatkan orangtua siswa, melalui rapat Komite Sekolah untuk kesepakatannya,” ujarnya.
Berkaitan pengambilan ijazah bagi siswa SMAN 1 Tamianglayang yang mengeluarkan uang sebesar Rp200.000, Betty memastikan bukanlah sebagai uang tebusan ijazah.
“Itu semata keinginan orangtua siswa yang baru lulus. Yakni, apa sih yang mau disumbangkan untuk sekolah? Maka dari itu orangtua siswa memberikan dana sebesar itu per siswa,” katanya.[]
Gazali Rahman 19/7/ 2023.



