Harga Jual Hasil Petani HST Lebih Tinggi

Diposting pada

Barabai – Harga jual hasil petani kita begitu rendah sekarang ini, maka dari itu pemerintah daerah sudah merencanakan penaikan harga jual hasil pertanian di musim panen.

 

“Kenaiakan harga jual gabah diharapkan dapat meningkatkan produktifitas para petani di HST” menurut Ali Fahmi, Plt. Dinas Perdagangan HST, Sejin, 16 Maret 2020.

 

Pemerintah daerah dan anggota DPRD kabupaten HST sudah mendukung rancangan sistem penaikan harga jual hasil Petani di HST,

dan nantinya juga kita sampaikan kepada semua kelompok Petani.

 

Ali Fahmi kemudian menjelaskan, “Selain harga jual hasil pertanian, kita juga merencanakan penaikan harga karet dengan kualitas tinggi”

 

Dalam kesempatan yang sama Ali Fahmi menerangkan bahwa pemerintah telah menyediakan gudang yang digunakan untuk mengumpulkan dan menahan hasil pertanian, “Melalui gudang yang sudah di sediakan Pemerintah, nantinya petani kita bisa menjual atau mengumpul menahan di gudang dengan tercatat sekian ton, misalnya hasil panen masing-masing petani, mereka tahan sekitar delapan bulan”.

 

Selain penyediaan gudang, fasilitas lain yang kita sediakan juga berupa pinjaman Bank, melalui Bank Kalsel yang sudh mengadakan kerja sama dengan petani. Kemudahan lainnya, yaitu dengan menaikan harga gabah yang terdapat di gudang tersebut.

 

Hal ini juga untuk menyikapi calo-calo Gabah yang mau “menhantak harga” karena kita sudah menentukan harga di gudang.

 

Terakhir, Ali Fahmi menegaskan bahwa “Pemerintah pusat sudah menyetujui rancangan kita, bahkan menunggu pengajuan proposal kita”.

 

Kalau kabupaten Marabahan sudah memilki sistem tersebut, mungkin untuk kabupaten HST kita laksanakan pada 2021.

 

Penulis : Gazalirahman

Penyunting : Nun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *