Wakil Ketua DPRD Kalsel M Syarifuddin alias Bang Dhien. Foto: Istimewa

Rapid Test Kurang Akurat, Bang Dhien Dorong Percepatan Pengadaan Alat Tes PCR

Diposting pada

Banjarmasin – Memasuki akhir April 2020, ternyata penyebaran covid-19 di Kalimantan Selatan belum berhenti. Hal ini diindikasikan dari banyaknya ODP (Orang Dalam Pemantauan) serta pasien yang terkonfirmasi yang terus menerus meningkat dari hari ke hari.

 

Melihat fenomena ini, Wakil Ketua DPRD Kalsel dari Fraksi PDI Perjuangan, M. Syaripuddin, menilai bahwa bisa saja jumlah pasien terkonfirmasi positif lebih banyak. Namun, alat pengetesan dengan metode PCR masih terbatas yakni di Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) milik Kemenkes di Banjarbaru. Selebihnya pengetesan dengan metode Rapid Test dianggap kurang akurat karena tidak menjamin hasilnya tidak berubah, sehingga tentu saja tidak efisien jika Pemerintah melakukan pengadaan Rapid Test secara massal.

 

Bang Dhin, sapaan akrab M. Syaripuddin, memandang Pemprov harus berinisiatif dengan menyediakan alat tes dengan metode PCR yang akurasinya paling tinggi. “Idealnya setiap Kabupaten/Kota memiliki 1 alat PCR untuk hasil yang lebih cepat dan akurat”, ucapnya.

 

Bang Dhin juga meminta Pemprov Kalsel selalu mencari jalan keluar dalam percepatan penanganan Covid-19 ini, dengan melakukan komunikasi ke provinsi yang lebih maju dalam penanganan Covid, seperti Jawa Tengah dan Jawa Barat yang melakukan terobosan dalam penyediaan APD dan mendukung Laboratorium yang ada untuk mengembangkan alat kesehatan. Selain itu, masalah penatalaksanaan bansos bagi masyarakat terdampak harus diperhatikan dengan baik.

 

Untuk masalah anggaran sendiri, Kalsel akan menyiapkan sebanyak 200 Miliar untuk penanganan Covid. “Dana sebanyak itu harus direncanakan dan digunakan dengan efektif dan efisien”. Pungkasnya.

 

 

Stefanus Yonathan

Nun

Man N

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *