Wakil Rakyat di Rumah Banjar Bakal Menjalani Swab Test

Diposting pada

Banjarmasin – Semua anggota DPRD Kalsel akan menjalani swab test guna memastikan keberadaan virus Corona di dalam tubuh. Pemeriksaan direncanakan akan dilaksanakan dalam waktu dekat.

 

Hal itu diungkapkan Wakil Ketua DPRD Kalsel M Syarifuddin, Kamis (14/5/2020). Menurut keterangannya, swab test wakil rakyat merupakan amanat dalam keputusan rapat pihaknya bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid19 Kalimantan Selatan yang dilaksanakan sehari sebelumnya.

 

Swab test bagi legoslator sendiri dianggap perlu dikarenakan tingginya mobilitas mereka dalam beberapa waktu terakhir. Wakil rakyat juga ikut melakukan pengawasan penanganan covid19 pada 13 kabupaten/kota di Kalsel melalui reses ke daerah pemilihan masing-masing.

 

“Dari Dinas Kesehatan tadi menyarankan agar dilakukan swab test kepada 55 anggota DPRD Kalsel,” kata M Syarifuddin.

 

Secara pribadi dan kelembagaan, M Syarifuddin alias Bang Dhien menyatakan dukungan atas rencana tersebut. Apalagi ia mengaku khawatir dengan wabah yang bisa menimpa siapa saja tersebut selama menjalankan tugas.

 

“Sebenarnya dengan adanya pemeriksaan, tentu ada kekhawatiran jika positif, tapi karena ingin menjaga kesehatan diri, tidak apa-apa lah,” ujarnya.

 

Bang Dhien juga mengungkapkan, tidak hanya anggota dewan yang nanti akan menjalani swab test. Para pegawai di sekretariat DPRD Kalsel juga akan diperiksa. Begitu juga dengan juru waeta yang bertugas di Rumah Banjar.

 

“Saya juga usulkan tadi bagi teman-teman wartawan, untuk ikut swab test,” ucapnya.

 

Sementara itu, anggota DPRD Kalsel lainnya, Asbullah, menyambut baik wacana test swab bagi wakil rakyat. Ia juga menilai hal itu penting untuk memastikan mereka bebas covid.

 

“Saya juga mengusulkan agar seluruh staf dan rekan media yang ngepos di dewan turut di test. Pasalnya sering kontak dengan wakil rakyat,” katanya.

 

Asbullah menilai, meski diberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di ibukota provinsi, masih banyak masyarakat yang tak patuh. Ia berharap, pandemi covid19 segera berlalu di Kalsel karena sudah menyengsarakan masyarakat, terlebih berpenghasilan minim. Ia mengaku prihatin, hari ke hari grafik kasus terkonfirmasi covid meningkat.

 

“Kita himbau kembali GTPP lebih masif melakukan sosialisasi dan edukasi warga, sehingga proses PSBB bisa berjalan lancar,” ujar Asbullah.

 

 

Penulis: A Manaf

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *