Barabai – Tim gugus tugas percepatan penanganan Covd-19 Kabupaten Hulu Sungai Tengah melakukan Rapid Test di tempat pasar Keramat Barabai, Rabu (20/5/2020).
Rapid test yang dilakukan dalam hal upaya pencegahan dan memutuskan mata rantai penularan Covid-19 di kabupaten HST. Terutama yang bisa terjadi penularan adalah di tempat-tempat seperti pasar.
“Rapid test yang kita lakukan secara random kepada pedagang pasar karamat, pembeli, dan petugas parkir yang ada di lapangan,” ucap Sakdillah selaku juru bicara Dinas Kesehatan HST.
Ia mengungkapkan, Dinas Kesehetan melalui ahli teknologi Laboratorium Medik ( ATLM) menyiapkan sebanyak 100 alat Rapid Diagnostic test ( RDT). Kegiatan tersebut dilakukan dengan tujuan menekan peredaran penularan Covid-19 di Pasar Karamat Barabai.
Lebih lanjut lagi Sakdillah menambahkan jika ada yang hasil tesnya reaktif. Selanjutnya, pihaknya akan melakukan tracking di mana tempat yang bersangkutan tinggal sesuai alamat dan di sekitar rumahnya.
“Terkait dengan hasilnya nanti jika ada reaktif maka kita ulang kembali kurang lebih jangka 10 hari ke depan dan hasilnya masih reaktif mereka harus melakukan karantina mandiri di rumah masing-masing selama 14 hari,” kata Sakdillah melanjutkan.
Sementara itu Pasiter Kodim 1002/ Barabai Kapten Inf Moh Alip Suroso menyampaikan agar warga masyarakat dapat mematuhi imbauan pemerintah daerah khususnya warga masyarakat kabupaten HST melalui Dinas Kesehetan.
“Menjelang hari Raya Idul Fitri tetaplah melaksanakan protokol kesehatan wajib pakai masker saat di pasar, keluar rumah dan cuci tangan pakai sabun dengan air yang mengalir tetap hindari kerumunan , jaga jarak dan terapkan pola hidup sehat , anggota TNI Polri dan seluruh komponen yang ada akan selalu berusaha dengan maksimal guna memutus rantai Covid-19 di HST,” ungkapnya .
Penulis: Gazalirahman
Penyunting: A Manaf



