PT Bangun Banua Kalsel melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan Sekretariat Nasional (Seknas) Badan Usaha Milik Petani (BUMP) Indonesia, Rabu (1/6). Kerjsama yang dijalin terkait upayanya dalam pengembangan usaha pada sektor pertanian, perkebunan, dan peternakan.
Sebagai tahap awal, PT Bangun Banua menjajaki usaha penjualan sapi. Ini berhubungan dengan perayaan Idul Adha yang akan berlangsung sebentar lagi.
“Berdasarkan informasi, Kalsel masih kurang 2700 ekor untuk Idul Adha. Yang diperlukan 10.000, yang sudah ada sekitar 7000 an,” ucapnya.
Bayu Bujang menjelaskan, dalam pada sektor baru itu, pihaknya juga melibatkan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) lainnya, yakni PT Jamkrida Kalsel dan Bank Kalsel. Kedudukannya sebagai penjamin.
Seknas BUMP Indonesia sendiri saat ini sudah menjalin kerjasama dengan 16 provinsi di Indonesia. Menurut Ketua Seknas BUMP Indonesia Edi Sugeng Waluyo, kerjasama berkepanjangan dengan Kalimantan Selatan tentunya akan menguntungkan kedua belah pihak.
“Ini membangkitkan ekonomi kerakyatan,” ucapnya.
Kerjasama PT Bangun Banua Kalsel dengan Seknas BUMP Indonesia mendapat dukungan dari DPRD Kalsel. Seperti diungkapkan Ketua Komisi II DPRD Kalsel Imam Suprasutowo, upaya ini untuk mengejar ketahanan pangan.
“Kalsel ini daerah agraris. Kita punya lahan eks tambang yang luas untuk dijadikan tempat ternak sapi,” ujar politisi PDI Perjuangan tersebut.



