KOTABARU – Para nelayan, pembudidaya ikan, dan pelaku usaha perikanan di Kecamatan Pulau Laut Tengah, Kabupaten Kotabaru, dapat bantuan sosial tunai dari Kementrian Kelautan dan Perikanan. Bantuan diserahkan oleh Bupati Kotabaru H Sayed Jafar Al Idrus.
“Saya harapkan bantuan dari Kemetrian Kelautan dan Perukanan ini dapat digunakan dengan sebaik-baiknya. Jangan sampai disalahgunakan,” ujar H Sayed Jafar saat memberi sambutan dalam kegiata penyerahan bantuan tersebut, Senin (20/7/2020).
Sayed Jafar menjelaskan, bantuan tersebut merupakan program Kementrian Kelautan dan Perikanan untuk membatu masyarakat yang terdampak Covid-19. Menurutnya, dalam situasi seperti ini, kesehatan harus terus dijaga.
Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kotabaru, Zainal Arifin, mengungkapkan, ada sebanyak 181 pelaku usaha perikanan di Kecamatan Lulau Laut Tengah yang mendapat Bantuan Sosial Tunai (BST) ini. “Data tersebut berdasarkan Kartu Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan (Kusuka),” katanya.
Zainal memaparkan, tiap pelaku usaha mendapat bantuan sebesar Rp1.800.000,- selama tiga bulan. Terhitung sejak April, Mei, hingga Juni 2020.
“Jadi, untuk perbulannya para pelaku usaha kelautan menerima enam ratus ribu rupiah,” ucapnya.
Bantuan Kementrian Kelautan dan Perikanan akan dibagi kepada seluruh nelayan di Kotabaru. Total penerima bantuan sebanyak 2.361 orang dari 192 desa pada 19 kecamatan. Adapun total bantuan tunai yang dibagikan berjumlah Rp4.259.000.000,-.
“Pembayaran bantuan sosial tunai ini disalurkan langsung melalui kantor Pos Indonesia yang berada di Kabupaten Kotabaru. Semoga saja, dengan adanya bantuan ini dapat membantu kehidupan sehari-hari para pelaku usaha perikanan,” kata Zainal.[]
Editor: Almin Hatta



