HAN 2020: Momentum untuk Lindugi Anak dari Covid-19
(maknanews.com)

HAN 2020: Momentum untuk Lindugi Anak dari Covid-19

Diposting pada

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan hari ini, Kamis 23 Juli 2020, memperingati Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2020 secara virtual di Comen Center Kantor Setda Banjarbaru.

Peringatan HAN secara nasional ini diikuti anak-anak di 34 provinsi. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), I Gusti Ayu Bintang Puspayoga, dalam sambutannya antara lain mengatakan, perlindungan anak bukan hanya tanggung jawab salah satu pihak saja. Tetapi kerja sama semua pihak. Mulai dari negara, pemerintah pusat dan daerah, masyarakat, hingga keluarga dan orangtua anak dibutuhkan untuk melindungi 79,5 juta anak Indonesia.

“Jadi, perlindungan anak tidak hanya menjadi tanggung jawab salah satu pihak saja, tapi tanggung jawab bersama. Ayo kita bergandengan tangan guna menyatukan kekuatan untuk melindungi 79,5 juta anak Indonesia yang merupakan aset bangsa,” katanya.

Gusti Ayu berharap, peringatan HAN kali ini bisa menjadi momentum terjalinnya sinergitas bersama. Apalagi peringatan HAN 2020 yang mengambil tema ‘Anak Terlindung Indonesia Maju’ ini berlangsung dalam situasi pandemi Covid-19. Ia berharap, agar anak-anak di seluruh Indonesia tetap bisa memanfaatkan waktu mereka dengan sebaik-baiknya di masa pandemi Covid-19 ini.

“Sehingga mereka bisa mengembangkan talenta dirinya dengan kegiatan positif,” ucapnya.

Gusti Ayu menambahkan, Kementerian PPPA mencatat, ada 3.928 kasus kekerasan anak sejak Januari hingga 17 Juli 2020. Jumlah tersebut tercatat dari Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (Simfoni-PPA).

“Berdasarkan data Simfoni-PPA, dari Januari hingga 17 Juli ada 3.928 kasus kekerasan yang dilaporkan. Rentang usia korban kekerasan anak itu yakni 13 hingga 17 tahun,” katanya.

Diungkapkan Gusti Ayu, jenis kasus kekerasan beragam. Mulai dari kekerasan seksual, fisik, hingga emosional. Ia juga mengatakan, 55 persen dari data itu merupakan kekerasan seksual.

“Ini jadi pekerjaan rumah kita. Bagaimana memberikan pemahaman kepada mereka melalui sosialisasi dan kerja konkret ke depan, untuk dapat melindungi mereka dari kekerasan,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Kalsel, Husnul Hatimah, mengatakan, Peringatan HAN Tahun 2020 dalam rangka bersama-sama melindungi anak dari berbagai permasalahan seperti pergaulan bebas, dan kekerasan yang dapat merusak moral anak-anak di banua.

Anak, papar Husnul Hatimah, adalah mutiara yang harus dijaga bersama sebagai aset kehidupan bangsa. Diingatkannya, jangan pernah kotori hati mereka yang suci dengan berbagai pergaulan negative.

“Anak adalah buah hati yang selalu hadir, yang menjadi harapan masa depan bangsa dan peradapan. Pengorbanan terbaik orangtua, bila anak-anaknya mampu menjadi generasi unggul penerus cita-cita bangsa dan negara,” ujarnya.

Kemudian, “Selamat hari anak nasional. Jaya terus anak-anak Indonesia. Forum anak daerah Kalsel bergerak untuk banua. Anak terlindungi Indonesia maju,” pungkasnya.[]

 

Editor: Almin Hatta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *