BANJARMASIN – Walikota Banjarmasin Ibnu sina, dinyatakan negatif usai menjalani dua kali pemeriksaan swab. Pemeriksaan ini dilakukan, setelah Ibnu Sina berkontak langsung dengan Walikota Banjarbaru yang dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 pada 27 Juli lalu.
Begitu mendapat kabar bahwa Walikota Banjarbaru dinyatakan positif, Ibnu Sina dan istrinya langsung mejalani pemeriksaan swab. Pemeriksaan swab pertama dilakukan pada 30 Juli di Rumah Dinas Walikota Banjarmasin. Pemeriksaan kedua dilakukan pada 3 Agustus di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Suriansyah Banjarmasin.
“Alhamdulillah, hasil dua kali pemeriksaan swab saya beserta istri dinyatakan negatif SARS-CoV-2, berdasarkan surat resmi dari RS Sultan Suriansyah dan direkomendasikan agar terus menerapkan protocol kesehatan dan selalu menggunakan masker,” kata Ibnu Sina melalui konferensi pers, Selasa (04/08).
Ibnu Sina menegaskan, tidak ada data yang dipalsukan terkait pejabat yang terinfeksi Covid-19. Ia juga menyatakan, nantin juga akan dilaksanakan pemeriksaan swab untuk para ajudan dan Sekretaris Daerah, apabila memang diperlukan setelah meminta saran kepada Dinas Kesehatan.
“Doakan saja, semoga tidak ada cluster di Pemerintahan Kota Banjarmasin. Kami juga sudah beberapa kali meninjau perkantoran, terutama yang terkait dengan pelayanan public. Selain itu, Standar Operasional Prosedur (SOP) untuk perlindungan diri juga sudah diterapkan,” ujarnya.
Sebagai catatan, sampai sekarang ada 10 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintahan Kota Banjarmasin yang dikonfirmasi terinfeksi Covid-19. Meski demikian, Walikota akan tetap mengizinkan perjalanan dinas dengan syarat didampingi maksimal 2 orang.[]
Reporter: Naylu Al Husna
Editor: Almin Hatta



