Ibnu Tawarkan 10 Relawan Vaksin Covid-19 
Walikota Banjarmasin, H Ibnu Sina.(maknanews.com)

Ibnu Tawarkan 10 Relawan Vaksin Covid-19 

Diposting pada

Editor: Almin Hatta

BANJARMASIN – Walikota Banjarmasin Ibnu Sina menawarkan 10 orang warga Banjarmasin untuk menjadi relawan uji klinis vaksin Covid-19.

Perihal adanya penawaran tersebut, dilontarkan Ibnu sepulangnya dari kunjungan kerja ke Laboratorium Biorfarma di Bandung, Jawa Barat, kemarin.

Sebagaimana diketahui, Laboratoriaum Biofarma Bandung merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang diamanahi Prisiden Joko Widodo untuk melaksanakan pembuatan (memproduksi) vaksin Covid-19. Sekarang ini, pihak Biofarma sedang dalam tahap uji klinis vaksin Covid-19, untuk kemudian segera diproduksi.

Dalam kaitan itulah Ibnu Sina berkunjung ke sana, guna memastikan bahwa Kota Banjarmasin mendapat prioritas untuk mendapatkan vaksin tersebut, bila nanti telah berhasil diproduksi.

“Kami ingin memastikan saja, bahwa Kota Banjarmasin dan Kalimantan Selatan termasuk 3 provinsi di Indonesia yang menjadi perhatikan Pak Presiden tentang kasus Covid-19, dan minta agar diprioritaskan mendapatkan vaksin tersebut,” ucap Ibnu Sina.

Berdasarkan informasi yang didapatkan Ibnu saat berkunjung ke sana, uji coba vaksin tersebut kini sudah memasuki tahapan uji coba fase ketiga atau fase terakhir.

Menurut Ibnu, fase tersebut sudah dapat dikatakan aman. “Karena sudah aman, kami mencoba menawarkan 10 orang dari Banjarmasin untuk ikut jadi relawan uji klinis vaksin,” ujarnya.

Masih menurut Ibnu, hingga kini sudah terdata 2.000 pendaftar untuk uji coba vaksin ini, padahal pihak laboratorium hanya menargetkan 1.620 relawan.

Ibnu menjelaskan, menjadi relawan untuk vaksin Covid-19 ini memiliki uji klinis dengan prosedur yang ketat. Yaitu wajib datang enam kali ke Laboratorium Biofarma dalam kurun waktu enam bulan untuk dilakukan evaluasi. Namun, untuk evaluasi harian tetap dilakukan oleh rumah sakit di daerah.

Untuk menjawab pertanyaan masyarakat perihal kapan vaksin ini dapat disebarluaskan, Ibnu menjelaskan bahwa berdasarkan skema yang ada, maka paling cepat pada bulan Maret 2021 mendatang barulah vaksin ini akan beredar di pasaran.[]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *