DPMD Bartim Gelar Pelatihan Ternak Ayam Petelur
(foto:ist)

DPMD Bartim Gelar Pelatihan Ternak Ayam Petelur

Diposting pada

Editor: Almin Hatta

TAMIYANGLAYANG – Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Barito Timur (Bartim) menggelar pelatihan ternak ayam petelur bagi kelompok pelaku usaha ekonomi masyarakat desa. Kegiatan ini digelar di Aula Kantor DPMD Bartim, Kamis (3/9/2020).

Kepala DPMD Bartim, Ir Barnusa MM, dalam sambutannya antara lain mengatakan, dengan adanya pelatihan ini diharapkan dapat memicu perekonomian di desa kedepannya.

“Program ayam petelur termasuk membantu di desa, untuk menambah penghasilan warga masyarakat di desa. Apalagi di masa ini harga karet masih rendah, sehingga perlu adanya tambahan penghasilan dengan usaha ternak ayam petelur ini,” katanya.

Menurut Barnusa, kegiatan pengembangan ekonomi kerakyatan sangatlah penting. Ia menyebutkan, pengembangan perekonomian merupakan program urutan satu dalam program pemerintahan Kabupaten Bartim. “Apalagi Kabupaten Bartim merupakan salah satu penangkap peluang saat terjadinya perpindahan Ibukota Negara dari Jakarta ke Kalimantan Timur,” ujarnya.

Lebih jauh Bernusa memaparkan, selain bernilai ekonomi, manpaat telur pun banyak sekali. “Utamanya untuk kebutuhan rumah tangga, dan nilai gizinya juga bagus untuk pertumbuhan anak-anak,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Usaha Ekonomi Masyarakat DPMD Bartim, Milton M Sitompul SP MAP, menjelaskan, pelatihan ternak ayam petelur yang dilaksanakan DPMD ini merupakan suatu keseriusan pemerintah untuk memajukan usaha masyarakat di desa.

“Sekaligus kelanjutan program bupati untuk perekonomian kerakyatan yang sudah dianggarkan di desa masing-masing. Materi pelatihan ini merupakan suatu ilmu yang patut ditiru langsung, dengan menerapkannya pada usaha berdasarkan apa yang diajarkan melalui pelatihan,” katanya.

Salah satu narasumber dalam pelatihan ini adalah Jaya Karyono, yang merupakan peternak ayam petelur sukses. Usai pelatihan, semua peserta dibawa ke lokasi penernakan ayam petelur milik Jaya Karyono.

Dalam kesempatan tersebut, peserta pelatihan diberi keleluasaan menanyakan cara memelihara ayam petelur samapai berhasil. Istri Pak Jaya juga ikut menerangkan keberhasilan ayam petelur suaminya yang berjumlah kurang lebih 400 ekor. “Tiap hari kita menjual telur ayam. Satu harinya ratusan biji telur ayam kita jual,” ujarnya.[] ok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *