BATULICIN – Kontestasi politik di Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) kini kian ramai, yang ditandai dengan mulai berdatangannya para bakal calon Bupati dan Wakil Bupati ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tanbu untuk mendaftarkan pencalonan mereka.
Memang, tanggal 4 hingga 6 September 2020 adalah masa pendaftaran calon dan verifikasi pencalonan.
Maka, hari pertama ini, Jum’at (4/9/2020) pagi, pasangan Zairulah Azhar – Muhamad Rusli, langsung melakukan pendaftaran ke KPU Tanbu. Eh, siangnya, muncul pula pasangan lainnya. Yakni pasangan Mila Karmila – Zainal Arifin ke kantor KPU.
Pasangan jalur perseorangan ini datang sekitar pukul 15.30 wita. Kedatangan Mila-Zainal ini diiringi konvoi relawan masa pendukung yang bernama Relawan MK.
Setelah masuk ke halaman KPU, penyerahan dokumen pencalonan pun diserahkan kepada komisioner KPU.
Ketua KPU Kabupaten Tanbu, M Makhuri, mengatakan, setelah penyerahan berkas ini, maka antara tanggal 4 hingga 8 September nanti pasangan calon (paslon) akan memasuki tahapan pengumuman dokumen calon di Laman KPU, untuk memperoleh tanggapan dan masukan dari masyarakat.
Kemudian, 11 September, KPU memberikan kepada paslon surat pengantar untuk pemeriksaan kesehatan di RSUD Ulin Banjarmasin. Pemeriksaan kesehatan ini dilakukan pada 11 dan 12 September, untuk selanjutnya menyampaian hasil pemeriksaan kesehatan tersebut ke KPU Tanbu.
“Selanjutnya saya rincikan tahapan berikutnya. Di tanggal 12 hingga 16 adalah verifikasi syarat calon. Pada tanggal 13 hingga 14 September adalah pemberitahuan hasil verifikasi, dilanjutkan dengan perbaikan dokumen syarat calon dalam tanggal 14 hingga 16 September, hingga diumumkan pada 16 sampai 22 September. Sedangkan penetapan paslon jatuh pada 23 September 2020. Terakhir, masuk pada penetapan nomor urut paslon di tanggal 24 September 2020,” kata Makhuri.
Mila Karmila, usai pelakukan pendaftaran, mengucapkan terima kasih kasih kepada semua pihak yang telah membantu tahapan proses ini. Terlebih lagi kepada masyarakat yang memberikan dukungan sebagai calon perseorangan untuk bisa resmi menjadi konstestan di hajatan demokrasi ini.
“Perjuangan ini sesuatu yang luar biasa dengan syarat dukungan 24 ribu masyarakat Tanah Bumbu, akhirnya bisa mengantarkan kami mendaftar ke KPU sebagai kandidat Bupati Tanah Bumbu. Asalnya dari masyarakat, maka kami akan berjuang untuk masyarakat,” ujarnya.(win)



