Editor: Almin Hatta
BANJARMASIN – Asmadi sama sekali tak menyangka, rumah yang telah ditempatinya selama 10 tahun lamanya, akhirnya dibedah. Rehab rumah yang tak layak huni tersebut merupakan salah satu Program Dinas Sosial Kalimantan Selatan.
“Ya, ini merupakan salah satu program Dinas Sosial, yakni Revitalisasi Sosial Rumah Tidak Layak Huni,” kata Kepala Dinas Sosial Kalimantan Selatan, Siti Nuryani, Kamis (10/9/2020).
Menurut Siti Nuryani, pengerjaaan rumah yang memakan waktu 8 hari ini merupakan inisiatif Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor. Menurutnya, ini merupakan rumah ketiga yang dibedah Dinas Sosial Kalsel pada tahun 2020 ini.
“Penyerahan kunci rumah yang telah dibedah ini dilakukan langsung oleh Pak Sahbirin Noor, Gubernur Kalsel. Sebab, ini merupakan insiatif dari Pak Gubernur sendiri, untuk membedah rumah Pak Asmadi yang kondisinya memang sangat memprihatikan,” ujarnya.
Siti Nuryani menambahkan, rumah yang ingin dibedah harus memiliki kriteria tertentu. “Antara lain berdiri di atas tanah milik sendiri, dan mempunyai sertifikat paling tidak ada segel,” imbuhnya.
Sebagai informasi, rumah Asmadi yang terletak di Gang Raudatul Aman Jalan Ahmad Yani Km 7, Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar, tersebut merupakan rumah ketiga yang telah direnovasi oleh Dinas Sosial.
Di sisi lain, Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor yang juga menyerahkan kunci rumah kepada Asmadi, menyatakan turut bersyukur melihat kondisi rumah Asmadi yang baru.
“Rumah ini sudah kita bedah, dan Alhamdullilah sudah kita lihat bersama, kondisinya sudah. Kita akan terus berbuat untuk sesama, dilakukan bersama secara bergotong royong,” tuturnya. “Perabotannya juga lengkap. Ada kulkas, kasur, dan kompor gas,” sambung orang nomer satu di Kalimantan Selatan ini.
Asmadi sendiri tak hentinya mengucapkan terima kasih atas bantuan bedah rumah yang telah diberikan oleh Pemerintah. “Saya sangat terharu akan bantuan ini, karena memang tidak pernah terbayangkan bisa memperbaiki rumah,” tutur bapak 4 orang anak tersebut, dengan wajah haru.[]



