Ibnu Sina Berharap CSR Banjarmasin Ditingkatkan

Ibnu Sina Berharap CSR Banjarmasin Ditingkatkan

Diposting pada

Editor: Almin Hatta

BANJARMASIN – Sejumlah perusahaan mendapatkan penghargaan berupa CRS Award dari Walikota Banjarmasin, sebagai apresiasi atas peranserta mereka dalam turut membangun Kota Banjarmasin.

Penyerahan sertifikat CSR Award 2020 ini disamaikan langsung oleh Walikota Banjarmasin Ibnu Sina pada acara yang digelar di Aula PDAM Bandarmasih, Kota Banjarmasin, Sabtu (12/9/2020).

Pada kesempatan tersebut, Ibnu Sina menyebutkan bahwa untuk tingkat Kota Banjarmasin tahun 2020 ini diketahui masih banyak perusahaan di Kota Seribu Sungai yang belum melaporkan CSR-nya.

Meski demikian, Ibnu menegaskan bahwa peran serta lembaga swasta, perbankan, BUMN maupun BUMD, dalam membangun Kota Banjarmasin begitu besar.

“Saya tentu saja mengapresiasi semua itu, yakni dengan diserahkannya sertifikat penghargaan kepada puluhan perusahaan yang tergabung dalam CSR (Coorporate Social Responsibility) setiap tahun,” ujarnya.

Menurut Ibnu Sina, pemberian penghargaan kepada para pelaku usaha didasarkan atas partisipasi yang telah ditunjukkan selama kurun waktu setahun. Dimana pada tahun 2020 ini tercatat 44 perusahaan telah membuktikan dukungannya terhadap program CSR di Kota Banjarmasin.

Dikatakannya, dukungan ini meliputi semua sektor bidang, mulai dari bidang pendidikan, hingga sosial kemasyarakatan seperti pelayanan kesehatan dan penyandang cacat. Serta bidang sarana dan prasarana perkotaan, seperti revitalisasi pasar desa, penataan taman, dan kebersihan lingkungan.

Adapun tujuan CSR Award kali ini, papar Ibnu, sebagai wujud pengharagaan Pemkot kepada CSR atas segala partisipasinya. Sekaligus untuk menjalin dan membina hubungan baik dengan para pelaku usaha, sehingga mampu mensinergikan program-program pembangunan di Kota Banjarmasin.

“Tahun ini kita memberikan penghargaan CSR Award untuk tingkat Kota Banjarmasin, tetapi memang dengan sangat sederhana, yang penting adalah apresiasi dari Pemerintah Kota untuk seluruh corporate yang sudah berpartisipasi,” katanya.

Disebutkannya, sampai saat ini Forum Banjarmasin CSR mencapai 165 perusahaan lebih. Namun, sejauh ini baru 40 corporate yang menyerahkan laporan CSR-nya. “Memang sekilas terjadi penurunan, karena tahun lalu saya masih ingat sekitar Rp18 miliar akumulasi seluruh CSR yang diserahkan oleh corporate kepada warga masyarakat dan juga kegiatan lainnya, tahun ini berkisar Rp13,5 miliar. Tapi itu baru dilaporkan oleh 44 perusahaan,” ucapnya.

Namun, Walikota Banjarmasin Ibnu Sina tetap mengucapkan terima kasih kepada Pak Firman selaku Ketua CSR Kota Banjarmasin, dan juga PDAM Bandarmasih Kota Banjarmasin atas terselenggaranya acara itu.

“Dan saya minta, tahun depan kalau bisa kita bergantian menyelenggarakan acara ini. Supaya kita semua merasa memiliki, baik dari perbankan atau dari sektor usaha lainnya. Supaya kita menyatu di sini, supaya kegiatan ini lebih baik lagi, khususnya dari aspek penataan laporan keuangan,” katanya.

Didukung dengan aplikasi jasa di mana menu-menu atau daftar-daftar kegiatan sudah tersaji dengan baik di Pemkot Banjarmasin, masing-masing corporate menurutnya dapat mengambil program-program tersebut untuk ke depan bagaimana menjalurkan dana CSR-nya.

“Kita mengimbau, prinsipnya bukan hanya dilaporkan atau kemudian uang cash yang diserahkan, bukan itu. Tapi, yang dilaporkan kegiatannya, sehingga kita bisa mengakumulasikan nilainya,” ucapnya.

Menurut Ibnu, dari 1.500 lebih perusahaan yang ada di Banjarmasin, kalau dioptimalkan CSR sangat berdampak kepada masyarakat. “Dan dalam APBD sebetulnya bisa diakomodir yang formulanya harus sesuai dengan aturan yang berlaku dan dicantumkan di dalam peraturan daerah,” jelasnya.[]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *