Masih Banyak Warga ‘Tertangkap’ Petugas Tidak Pakai Masker

Masih Banyak Warga ‘Tertangkap’ Petugas Tidak Pakai Masker

Diposting pada

Editor: Almin Hatta

TAMIYANGLAYANG – Dalam Oprasi Yustisi yang digelar Satgas Penanggulangan Pandemi Covid-19 di kota Tamiyang Layang, Ibukota Kabupaten Barito Timur (Bartim), dalam dua hari terakhir, ternyata masih banyak masyarakat yang tidak mengindahkan protokol kesehatan, khususnya tidak memakai masker ketika sedang berkegiatan di luar rumah.

Contohnya ketika Oprasi Yustisi dilaksanakan petugas gabungan Polri, TNI, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan Bartim di kawasan Terminal Pasar Tamiang Layang, dan di persimpangan jalan, Rabu (16/9/2020) kemarin.

Dalam operasi yang yang dipimpin langsung oleh Waka Polres Bartim ini masih banyak warga yang kedapatan tidak memakai masker, baik ketika sedang berkendara maupun saat sedang berada di terminal atau di pasar.

Salah satunya Rini, siswa SMK 1 Tamiyang Layang. Remaja berusia 15 tahun ini kedapatan petugas tidak memakai masker saat melintas di jalan arah ke Pulau Bali.

Ada lagi Wilaya, kedapatan petugas tidak pakai masker juga. Warga Buntok ini mengkau akan bepergian ke Kalua (Kalsel). Kemudian Hadi dan Mujuriani, Rindang (pelajar SMK 2), dan Arbain warga Kapuas.

“Pokoknya masih banyak yang kedapatan belum taat protokol kesehatan, terutama tidak memakai masker. Alasannya pun hampir sama, rata-rata mengaku maskernya ketinggalan di rumah. Ada yang sudah membawa, tapi mengaku lupa memasangnya,” kata serorang petugas di lapangan.

Menurut petugas, para pelanggar ini bukan cuma kalangan remaja saja, tapi cukup banyak pula orang dewasa. “Baik pengendara sepeda motor, maupun pengendara mobil,” ujarnya.

Atas pelanggaran tersebut, pihak petugas sejauh ini hanya memberikan teguran, memberikan masker, dan mencatat nama warga yang tidak pakai masker, sembari mengingatkan apabila berkali-kali kedapatan tidak pakai masker bisa dikenakan sanksi bersih-bersih sampah atau denda berupa uang.

“Saudara-saudara sekalian, banyak sudah saudara kita yang terpapar Covid-19. Maka dari itu diperlukan, dipentingkan, kesadaran kita semua masyarakat Barito Timur untuk mematuhi protokol kesehetan. Gunakan masker untuk dipakai. Dan pentingkan kewaspadaan masyarakat pencegahan Covid-19,” imbau petugas di lapangan.[]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *