Kebakaran Gang Satria Musnahkan Satu Bedakan 20 Pintu

Kebakaran Gang Satria Musnahkan Satu Bedakan 20 Pintu

Diposting pada

Editor: Almin Hatta

BANJARMASIN – Musibah kebakaran di Gang Satria, Jalan PN Noor, Pasirmas, Banjarmasin Barat, sekitar pukul 19.45 tadi, telah memusnahkan satu buah rumah penduduk dan sebuah rumah bedakan terdiri 20 pintu.

Informasih yang dihimpun Maknanews.com di lokasi kejadian, musibah kebakaran tepatnya terjadi di Jalan Ir PM Noor, Gang Satria RT 30 RW 3, Kelurahan Kuin Cerucuk, Banjarmasin Barat.

Musibah kebakaran yang menghebohkan warga Gang Satria ini tentu saja menyisakan duka mendalam bagi beberapa orang, terlebih lagi pihak yang mengalami langsung kerugian akibat musibah kebakaran tersebut.

Hadi, seorang warga setempat mengungkapkan, api pertama kali muncul dari salah satu pintu bedakan yang kemudian ikut musnas. “Api muncul dari rumah bedakan, pintu nomor 2, di bagian atas,” katanya.

Selain itu, Hadi menambahkan, sebagian penghuni bedakan pada saat itu tidak ada dirumah. Mereka umumnya sedang bekerja di PT Surya Satria Timur Corp.

“Tadi, ketika kebakaran terjadi, kebanyakan dari penghuni rumah bedakan tersebut sedang bekerja. Jadi bedakannya kosong,” ujarnya.

Di tempat yang sama, setelah api selesai dipadamkan, Asmah, salah seorang warga setempat, juga menuturkan bahwa kebakaran bermula dari salah satu pintu rumah bedakan tersebut.

“Apinya langsung besar, saya tidak dengar ada ledakan atau tidak,” ucap Asmah.

Kobaran api dengan cepat mengundang reaksi dari seluruh anggota Barisan Pemadam Kebakaran di Kota Banjarmasin, untuk sesegeranya datang ke lokasi.

Menurut salah satu anggota BPK Komplek DPR Gang 6, Abidin, pihaknya berangkat ke TKP beberapa menit setelah kejadian. “Ketika kami mendengar kode 10.11, kami langsung sigap menuju ke TKP,” ujar Abidin. “Setibanya di sana, api sudah berkobar besar, sementara gangnya sempit, sehingga upaya pemadaman juga agak terkendala,” tambahnya.[]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *