Editor: Almin Hatta
BANJARMASIN – Duta Gaming Festival 2020 kembali digelar. Kompetisi e-Sport terbesar di Kalimantan Selatan (Kalsel) ini digelar tiga hari pada 25 – 27 September 2020 bertempat di Duta Mall Hall 2, Banjarmasin.
Kompetisi ini diikuti 40 tim dari 13 Kabupaten/Kota di Kalimantan Selatan, dengan memperebutkan total hadiah Rp 10.000.000 (sepuluh juta rupiah).
Dalam kompetisi e-Sport kali ini, ada 3 games yang dipertandingkan. Yakni PUBG, PES, dan yang terakhir ada VIVA 2020.
Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor yang diwakili Kadispora Kalsel Hermansyah, menyatakan turut mendukung perkembangan e-Sport ini, khususnya di Kalimantan Selatan.
“Di tahun 2019 lalu Indonesia berada pada peringkat ke-6 dengan jumlah gamers terbanyak di Asia. Sedangkan untuk tingkat dunia, Indonesia menduduki peringkat ke-16. Maka wajar bila e-Sport mengalami perkembangan yang sangat pesat,” tutur Hermansyah.
Di sisi lain, Hermansyah yang juga Kepala Dinas Pemuda dan Olaharga (Dispora) Kalsel turut mensupport kompetisi e-Sport yang digelar 3hari ini “Terkait e-Sport ini kan merupakan salah satu olahraga yang nanti akan kita bantu, agar kegiatan seperti ini terus berkembang,” ujarnya.
“Karena squad e-Sport di Kalsel sudah banyak mendunia, maka tentu kita akan memfasilitasi kegiatan e-Sport ini, agar semakin berkembang dan semakin baik. Sekaligus bisa mengharumkan nama Kalimantan Selatan,” tambahnya.
Menurut Hermansyah, proses memasukkan e-sport ke dalam KONI, masih memerlukan beberapa syarat. “Sementara ini kan sedang dalam proses. Setelah terbentuk di 13 Kabupaten/Kota, nanti kita proses lagi untuk masuk di KONI. Nanti kalau sudah masuk KONI, baru bisa kita resmikan sebagai cabang olahraga yang termasuk di Dinas Pemuda dan Olahraga,” katanya.[]



