Empat Warga Banjarmasin Masuk Rumah Karantina

Empat Warga Banjarmasin Masuk Rumah Karantina

Diposting pada

Editor: Almin Hatta

BANJARMASIN – Perawatan empat  warga Kota Banjarmasin yang terindikasi terinfeksi virus Covid-19 dengan dugaan sebagai Orang Tanpa Gejala (OTG), dialihkan ke rumah karantina di kawasan Jalan Perdagangan, Komplek Bumi Indah Lestari II, Kecamatan Banjarmasin Utara, Selasa (06/10).

Sebelumnya, empat warga yang terdiri dari 3 warga Kecamatan Banjarmasin Utara, dan satu orang warga Kecamatan Selatan itu, melaksanakan isolasi secara mandiri di rumah mereka masing-masing, dengan pengawasan dari tim kesehatan.

Namun, untuk lebih memastikan kesembuhan mereka, Pemprov Kalsel bekerjasama dengan Pemko Banjarmasin bersepakat memindahkan mereka ke rumah karantina milik pemerintah.

Pemindahan keempat warga tersebut, dilaksanakan dengan prosedur protokol kesehatan yang ketat. Selain itu, pemindahan mereka juga diawasi langsung oleh Plt Gubernur Kalsel H Rudy Resnawan, Plt Walikota Banjarmasin H Hermansyah, serta jajaran Forkopimda Provinsi Kalsel dan Kota Banjarmasin.

Proses pemindahan keempat warga tersebut dilaksanakan dari Puskesmas Alalak Tengah, Kecamatan Banjarmasin Utara, dengan menggunakan mobil ambulans.

Menurut H Rudy Resnawan, pemindahan perawatan empat warga tersebut semata-mata untuk memastikan perawatan dan pemantauan terhadap mereka agar bisa lebih maksimal.

Kegiatan pemindahan ini, terangnya, dilakukan dengan terlebih dahulu berkoordinasi dengan pasien, dan pihak keluarganya. “Pemindahan ini kita lakukan setelah bekerja sama dengan si pasien dan keluarga mereka masing-masing,” ujarnya. 

Rudy Resnawan berharap, dengan dipindahkannya perawatan keempat warga tersebut ke rumah karantina mandiri, maka pemutusan matarantai penularan virus Covid-19 dapat berjalan dengan maksimal.

“Jadi, tujuan kegiatan ini adalah untuk memutus matarantai atau mengendalikan penyebaran covid-19, agar pasien-pasien yang isolasi mandiri ini bisa lebih terawasi dengan maksimal,” pungkasnya.

Rudy Resnawan memastikan, perawatan terhadap empat warga tersebut di rumah karantina akan dilaksanakan secara maksimal sampai mereka benar-benar sembuh.[]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *