Editor : Almin Hatta
BANJARMASIN – Hujan deras dalam satu pekan terakhir rupanya berdampak pada GOR Hasanuddin HM di Jalan Pangeran Antasari, Banjarmasin. Jalan di kawasan komplek olahraga tersebut selalu terendam air akibat rendahnya posisi jalan, serta saluran drainase yang kurang maksimal mengalirkan air.
Masalah ini rupanya terjadi bukan hanya pada musim hujan di ujung tahun 2020 ini saja. Tapi sudah berlangsung sekian tahun, semenjak dibangunnya GOR Hasanuddin HM itu sendiri.
Mursid selaku Pengurus KONI Kalsel yang berkantor di kawasan itu, membenarkan kenyataan tersebut. Menurutnya, perbaikan jalan dan drainase di kawasan GOR Hasanuddin HM tak pernah lagi dilakukan sekitar 20-an terakhir.
Kondisi genangan air pun setiap tahun semakin meninggi, bahkan bisa mencapai lutut orang dewasa apabila hujan deras dengan intensitas cukup lama.
Dengan curah hujan cukup tinggi, maka dapat dipastikan GOR Hasanuddin HM bakal memiliki kolam kedua (selain kolam renang, red), mengingat genangan air cukup tinggi khususnya di depan Aula Utama GOR Hasanuddin HM.
“Diperkirakan sudah 20 tahunan jalan di lingkungan GOR Hasanuddin HM ini tak lagi tersentuh perbaikan. Makanya sering terendam air bila hujan datang,” ucapnya.
Menurut Mursid, sebenarnya ada rencana perbaikan beberapa waktu lalu. Namun hingga saat ini belum bisa dilaksanakan karena beberapa kendala, terutama mengenai anggaran.
Sedangkan beberapa upaya rehab sudah mulai dijalankan oleh Pemprov Kalsel, khususnya Dispora Kalsel. Diantaranya perbaikan sarana aula utama GOR Hasanuddin HM dan beberapa fasilitas lainnya.
Namun, sekali lagi perbaikan halaman GOR kembali tak kunjung dilaksanakan, dan masalah utama terjadinya genangan salah satunya adalah saluran drainase yang dinilai sangat kecil dan dangkal.[]



