Editor: Almin Hatta
TAMIYANGLAYANG – Dua gadis cantik yang memiliki jiwa sosial dan rasa kasih sayang kepada sesama, terlihat membagikan sembako kepada beberapa orang tua yang sudah lanjut usia (lansia).
Kegiatan simpatik dua gadis cantik ini mereka lakukan di Desa Sumur, Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur (Bartim), Rabu (23/12/2020).
Kedua gadis ini bahkan terlihat melakukan kegiatan tersebut dengan gembira. Mereka selalu tersenyum cerah ketika membagikan bantuan sembako kepada sejumlah lansia yang tidak memiliki kemampuan bekerja sebagaimana orang-orang muda yang masih sehat dan kuat.
Para lansia itu kondisi fisiknya sudah menurun dengan gerak-gerik langkah yang lamban karena dimakan usia itu, mereka hampiri dengan penuh kasih sayang.
Salah satu lansia yang mereka sambangi untuk diberikan sembako adalah Riseni, warga Desa Sumur. Lansia ini tinggal seorang diri. Sedangkan anak cucunya tinggal berlainan rumah yang tidak jauh dari tempat tinggalnya.
Dua gadis cantik yang baik hati ini bernama Ayini Kristin dan Tika Kristin.
Ayini dan Tika mengaku, beberapa hari lalu melihat seorang lansia berjalan dengan kondisi tubuh yang sudah bungkuk memanggul kayu bakar.
“Rupanya, lansia bernama Riseni ini sedang mencari kayu bakar. Dari situlah hati kami tersentuh, muncul rasa iba dan kasihan. Sesampai di rumah, kondisi orangtua itu masih terus terbayang,” kata Ayini.
Dari situ, cerita Ayini, ia berniat mengumpulkan uang untuk membantu Riseni dan para lansia lainnya. Yakni membelikan bahan makanan.
Ayini pun mengumpulkan uang jajan pemberian orangtuanya yang bekerja di PT SGM yang ada di Kabupaten Barito Timur.
“Uang jajan ditambah uang penghasilan jualan online, setelah dihitung ternyata cukup untuk beli bahan sembako. Maka kita pun beli telur satu rak telur, gula, minyak goreng, mie instan, sarden, dan kue kaleng. Nah, itulah yang kita berikan kepada orangtua tersebut,” ujarnya.
Itulah awalnya. Selanjutnya, bersama Tika, Ayini kembali mengumpulkan uang untuk membeli sembako dalam jumlah yang lebih banyak. Sembako-sembako tersebut kemudian dibagikan kepada para lansia lainnya yang memang membutuhkan bantuan untuk keperluan hidup sehari-hari.
“Kami hanya sekadar membantu saja, sekadar berbagi saja. Tak ada tujuan apa-apa. Semua itu karena hati-nurani, rasa kasihan kepada orangtua. Diriku meneteskan air mata karena iba melihat orangtua yang sudah lanjut usia,” ungkap Ayini.
Ayini Kristin dan Tika Kristin adalah kakak-adik. Ayah mereka kerja di PT SGM, ibu sudah meninggal. Tika masih sekolah SMK. Sedangkan Ayini baru selesai sekolah di SMA di Kecamatan Karusen Janang.
“Mudah-mudahan tambah rezeki, sehingga kita bisa membantu lagi orangtua, lansia. Apalagi saat menjelang Natal ini. Mudah-mudahan saya dapatkan pekerjaan yang lebih baik lagi,” ujar Ayini.
Sementaa itu, Riseni mengaku terkejut mendapatkan bantuan dari Ayini dan Tika ini. Pasalnya, sebagai lansia yang tinggal sendirian, ia selama ini tidak pernah mendapatkan bantuan.
“Baik dari perusahaan, pengusaha, pemerintah, tak pernah. Eh, ternyata mendapatkan sembako dari dua anak gadis cantik yang baik hati tersebut,” katanya.[]



