Editor : Almin Hatta
BANJARMASIN – Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (Gabsi) Kalsel menggelar Musyawarah Provinsi (Musprov) di Sekretariat KONI Kalsel, Kamis, (24/12/2020).
Ketua Gabsi Kalsel Suripno Sumas mengatakan, agenda utama Musprov kali ini adalah menyusun program kerja dan pemilihan kepengurusan Periode 2021-2024.
Musyawarah dihadiri 8 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dari 11 DPC yang sudah terbentuk di Kalsel. Sedangkan tiga daerah yang tidak berhadir adalah Kabupaten Banjar, Tapin, dan Tabalong. “Meskipun tidak berhadir, mereka siap mendukung hasil musyawarah ini,” ujarnya.
Suripno berharap, pada kepengurusan baru setiap kabupaten/kota memiliki pemain junior, agar dapat ditingkatkan kemampuan mereka. Selain itu, pihak Gabsi diharapkan dapat memprogramkan pertandingan di tingkat Junior.
Sebagaimana strategi pada kepengurusan 2017-2020, selain ikut Pekan Olahraga Daerah, Gapsi juga juga terus mencetak kader-kader baru yang berprestasi.
Hingga saat ini, papar Suripno, Gabsi Kalsel telah memiliki kader di tingkat SD hingga di tingkat remaja (SMP/SLTA).
“Secara internal kita sudah memiliki kader yang berprestasi, selain kader lama yang masih aktif dalam kegiatan bridge,” ucapnya.
Diakui Suripno, pada Periode 2017-2020 kepengurusannya belum maksimal, dikarenakan melanjutkan kepengurusan yang stagnan.
Dimana pihaknya diberi deadline dari KONI untuk membentuk kepengurusan yang baru sampai akhir 2017 untuk mengikuti Pekan Olahraga di Tabalong.
“Dengan sikon seperti itu, kita berupaya untuk membentuk strategi perjuangan. Semoga di kepengurusan yang baru ini dapat lebih maju,” ungkapnya.
Sementara itu, M Zulfa sebagai ketua baru akan membawa bendera GABSI Kalsel empat tahun ke depan, dengan misi memperbaiki prestasi atlet serta sarana yang dimiliki.
“Kita berharap ke depan GABSI Kalsel memiliki kader yang bagus. Sehingga bisa berprestasi di tingkat nasional maupun Internasional,” katanya.[]



