Pelabuhan Telang Baru Bisa Menambah PAD Bartim

Pelabuhan Telang Baru Bisa Menambah PAD Bartim

Diposting pada

Editor : Almin Hatta

TAMIYANGLAYANG – Pelabuhan Telang Baru di Kecamatan Paju Epat, diharapkan dan memang semestinya dapat menjadi andalan untuk menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Barito Timur (Bartim).

Pelabuhan Telang Baru ini merupakan salah satu aset Pemerintah Pusat yang minim pengelolaan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Bartim. 

“Padahal, jika dikelola dengan baik, tentu bisa menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang cukup besar bagi Kabupaten Bartim,” kata Wahyudinnor SP MP, Rabu (13/1/2021) kemarin.

Menurut anggota DPRD Kabupaten Bartim ini, Pelabuhan Telang Baru bisa menjadi penyedia atau penyumbang bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang cukup besar nilainya. 

“Tapi dengan syarat, harus melalui pengelolaaan yang benar, ternilai, teratur, dan terukur, dari dinas terkait,” tegasnya. 

Wahyudinnor SP MP berharap, Pemkab Bartim dapat memperhatikan masalah tersebut. Sebab, sumbangan untuk PAD dari Pelabuhan Telang Baru pada tahun 2020 lalu hanya sekitar Rp 75 Juta. Bahkan pada tahun sebelumnya hanya Rp 25 Juta. 

“Kenyataan tersebut tentunya sangat disayangkan. Sebab, pelabuhan tersebut semasa pemerintahan sebelumnya bisa menghasilkan lebih dari satu miliar,” ungkapnya. 

Menurut Ketua DPC PKB Bartim tersebut, saat ini pengelolaan Pelabuhan Telang Baru ada yang kurang tepat. 

Karena itu, lanjut Wahyudinnor, pada saat dilakukan  rapat kerja antara DPRD Bartim dengan dinas terkait, pihaknya telah meminta agar Pelabuhan Telang Baru ini dimanfaatkan secara maksimal. 

“Beberapa tahun ini sebenarnya bisa kita manfaatkan dengan maksimal. Sebab, ada beberapa perusahaan kelapa sawit yang berivestasi di Bartim. Sekarang mereka menggunakan pelabuhan lain di Kabupaten Barito Selatan untuk melakukan kegiatan bongkar-muat. Hal tersebut tentu saja sangat disayangkan,” tegasnya. 

Seharusnya, papar Wahyudinnor, perusahaan-perusahaan tersebut memberikan kontribusi pendapatan untuk Pemkab Bartim, dengan memanfaatkan keberadaan Pelabuhan Telang Baru.

Menurut Wahyudinnor, status Pelabuhan Telang Baru memang masih dalam proses pengurusan. Diharapkan pada tahun 2021 ini pelabuhan tersebut bisa diserahkan kepada Pemkab Bartim. Tentunya dengan komitmen Pemkab Bartim siap mengusahakan hal tersebut.

“Ini harus menjadi perhatian serius Pemkab Bartim, sehingga bisa menambah PAD Bartim yang cukup besar ke depan,” tuntasnya.[] 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *