Editor : Almin Hatta
BANJARMASIN – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat, Doni Monardo, mengapresiasi Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dalam penanganan pandemi Covid-19.
“Yang pertama, Satgas Penanganan Covid Nasional memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Bapak Gubernur, bersama dengan para Bupati dan Walikota, serta dukungan dari TNI/Polri, dan juga para relawan, yang telah bekerja keras selama beberapa bulan terakhir. Sehingga kasus Covid di Kalsel mengalami penurunan yang cukup signifikan,” katanya.
Dony menjelaskan, di periode bulan April hingga Juli 2020 lalu, Kalsel pernah masuk dalam peringkat 5 besar kasus infeksi Covid-19 di Indonesia.
“Karena pada periode bulan April-Mei-Juni-Juli kasus aktif di Kalsel termasuk yang tertinggi di Indonesia, Kalsel pernah masuk dalam peringkat 5 besar pada periode setiap minggunya. Tetapi kerja keras dari semua komponen sudah sangat baik, kita lihat sekarang kasus aktif mengalami penurunan, dan juga angka kematian juga mengalami penurunan. Mudah-mudahan bisa dipertahankan,” ujarnya.
Walaupun Kalsel telah baik dalam hal penanganan pandemi Covid-19, Doni tetap mengingatkan agar antisipasi penularan Covid-19 di wilayah pengungsian korban banjir harus diperketat.
“Karena sekarang ini Kalsel terkena musibah banjir selama satu minggu terakhir, sehingga harus diantisipasi dengan lebih baik lagi. Khususnya yang berada di wilayah pengungsian. Tadi kami mengingatkan kepada pejabat yang hadir, untuk bisa mengatur, memisahkan antara kelompok rentan dengan kelompok yang muda usia,” ucapnya.
Sebagai informasi, kelompok usia muda ini jika terpapar Covid biasanya tanpa gejala atau gejalanya ringan. Namun apabila tidak sesegera mungkin diketahui dan tidak dilakukan isolasi, bisa menulari kelompok rentan yang lain.
Adanya kemungkinan penularan ini tentu memberikan risiko penularan yang sangat besar, dan angka kematian kelompok rentan, yakni 80-85%, bahkan sampai dengan 90%.
Melihat adanya kemungkinan terjadi infeksi Covid-19 di wilayah pengungsian, Doni Monardo mengatakan agar memberikan dukungan. Yakni dengan acara Swab Antigen kepada seluruh warga pengungsian.
“Satu cara untuk memberikan dukungan adalah Swab Antigen kepada seluruh tempat-tempat pengungsian, agar bisa dilakukan screening. Sehingga gejala-gejala Covid ini sedini mungkin bisa diketahui,” tegas Doni.[]



