Editor : Almin Hatta
BANJARMASIN – Pemerintah Kota Bamjarmasin siap melaksanakan vaksinasi tahap kedua, dimulai pada awal Maret 2021 ini.
Mulai tanggal 1 Maret 2021 nanti, Pemko Banjarmasin melalui Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin akan melaksanakan vaksinasi Covid-19 tahap kedua, yang ditujukan untuk Lansia dan Petugas Pelayanan Publik.
Kegiatan vaksinasi ini akan dilaksanakan secara bertahap oleh Dinkes Kota Banjarmasin, dengan memperhatikan ketersediaan vaksin yang ada.
Pada kegiatan sosialisasi pelaksanaan Vasinasi Covid-19 bagi sasaran Lanjut Usia dan Pelayanan Publik, Plh Walikota Banjarmasin H Muhkyar berharap, kegiatan tersebut nantinya bisa berjalan lancar dengan mencapai target 100 persen.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, ayo sama-sama kita melaksanakan vaksinasi,” ujarnya, dalam kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan secara daring, Jumat (26/02) kemarin.
Kegiatan vaksinasi ini, papar Mukhyar, sangat penting untuk diikuti seluruh lapisan masyarakat, mengingat pencegahan penularan virus Covid-19 ini untuk kepentingan bersama.
“Karena ini untuk kepentingan kita semua, untuk kepentingan warga Kota Banjarmasin khususnya, dan keluarga kita,” katanya.
Dari informasi terhimpun, kegiatan vaksinasi Covid-19 secara bertahap seluruh Indonesia meliputi Petugas Publik dan Lansia sebanyak 21.553.115 orang. Pendidik (Guru, Dosen, Tenaga Pendidik) 5.057.582 orang.
Kemudian, Pedagang Pasar sebanyak 4.014.232. Tokoh Agama dan Penyuluh Agama, 69.814 orang. Wakil Rakyat (DPR, DPD, DPRD prov/kab/kota) 33.571 orang. Pejabat Negara (Menteri/Kepala Lembaga, Gubernur/Bupati/Walikota, Es-1), 630 orang.
Sementara Pegawai Pemerintah (ASN Pusat, ASN Daerah, Honorer), sebanyak 2.778.246 orang. Keamanan (TNI,Polri, Satpol PP prov/kab/kota), 1.050.736 orang. Pelayanan Publik Lainnya( Damkar, BPBD, BUMN, BUMD, BPJS, Kepala/Perangkat Desa), 2.609.370 orang.
Kemudian Transportasi Publik, sebanyak 1.247.116 orang. Atlet, 1.203 orang. Wartawan dan Pekerja Media, 5.000 orang. Terakhir, Pariwisata (Petugas Pariwisata, Hotel, Restoran), 92.851 orang.[]



