Pimpinan Bank Mandiri Tamiang Layang Jelaskan Bansos

Pimpinan Bank Mandiri Tamiang Layang Jelaskan Bansos

Diposting pada

Editor : Almin Hatta

TAMIYANGLAYANG – Pimpinan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Kantor Cabang Pelayanan (KCP) Tamiang Layang, Ahmad Fuad, berkenan menjelaskan soal penyaluran bantuan sosial (Bansos) untuk wilayah Kabupaten Barito Timur (Bartim).

“Bank Mandiri masih bekerjasama dalam penyaluran Bansos melalui agen, dengan data penerima KPM (Keluarga Penerima Manfaat) yang masih sama,” katanya, akhir pekan kemarin.

Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Fuad menyatakan, ada satu KPM untuk wilayah Dusun Timur yang keluar  karena tidak ada data penarikan.

“Padahal yang bersangkutan sudah sempat menarik pada  bulan Febuari dan Maret 2020, tapi kemudian tidak lagi melakukan penarikan,” ujarnya.

Menurut Ahmad Fuad, KPM di Bartim kebanyakan melakukan penarikan 3 bulan sekali. Ia menduga ini disebutkan tempat tinggal mereka yang jauh di pedalaman. 

“Sebenarnya, maunya pemerintah penarikan Bansos ini satu bulan sekali, yang dilakukan di agen masing-masing yang sudah ditetapkan oleh pendamping. Sebab, Bansos ini diperutukkan bagi keluarga yang benar-benar tidak mampu, sehingga membutuhkan bantuan tiap bulan. Makanya dirancang untuk mengambilan tiap bulan,” ucapnya. 

Untuk tahun 2021, papar Ahmad Fuad, ada satu orang dari KPM Dusun Timur yang belum belum masuk daftar penerima. “Tapi masih kita usahakan melalui data banding,” katanya.

Ahmad Fuad juga menjelaskan, Bansos Program Sembako BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) besarnya senilai Rp 200.000,- per bulan per satu keluarga. Kemudian PKH (Program Keluarga Harapan) disalurkan 4 tahap dalam 4 bulan. Lalu, Bantuan Sosial Tunai (BST) dengan nilai Rp300.000,- disalurkan melalui PT Pos selama 4 bulan.[]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *