Editor : Almin Hatta
BANJARMASIN – Vaksinasi Covid-19 tahap dua, resmi dilaksanakan mulai hari ini, Rabu (3/3). Vaksinasi yang bertempat di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin, ini dihadiri oleh perwakilan lansia, TNI, petugas pelayanan publik, wartawan, tokoh Agama, dan tokoh masyarakat.
Salah satu tokoh yang nampak hadir adalah Rektor Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin Prof DR H Sutarto Hadi MSi MSc. Rektor Kampus perjuangan tersebut rupanya ditunjuk sebagai perwakilan dari kalangan akademik.
Seusai divaksin, Prof Sutarto mengatakan, tidak ada sakit apa-apa. “Setelah divaksin ini rasanya biasa saja,” ucapnya.
Orang nomor satu di ULM ini berharap, sebelum perkuliahan tatap muka resmi dibuka, semua dosen maupun staff di ULM sudah divaksinasi. “Saya berharap vaksinasi ini juga bisa didapat oleh pihak dosen atau staff kita di ULM. Jadi sebelum dilakukan pembelajaran tatap muka digelar,” katanya.
Sutarto juga turut mengimbau masyarakat agar jangan takut divaksin. “Ayo kita vaksinasi barataan (semua), agar kita sebagai warga Kalimantan Selatan sehat,” tuturnya.
Di sisi lain, Kepala Dinas Kesehatan Kalsel dr Muslim mengatakan, pihaknya siap sedia melakukan vaksinasi untuk tenaga pengajar maupun tenaga pendidik di lingkungan Kampus ULM, dengan syarat melihat ketersediaan dosis vaksin yang ada.
“Soal vaksinasi massal, saya katakan insya Allah. Sebab, itu harus sesuai dengan ketersediaan vaksinnya juga,” ucapnya.
Sebagai informasi, vaksinasi tahap kedua ini berlangsung dari bulan Maret 2021 sampai pertengahan tahun nanti, yakni bulan Juni 2021. Dengan target lansia, TNI, petugas pelayanan publik, wartawan, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.
Muslim menyebutkan, jika stok vaksin semakin banyak, pihaknya akan menyiapkan sentra-sentra di beberapa titik. “Kalau di bulan Juli nanti stok vaksin semakin banyak, tentu kita akan menyiapkan sentra-sentra untuk memberikan dukungan terhadap fasilitas kesehatan yang ada,” ujarnya.
Menurut Muslim, sentra pelayanan vaksinasi ini bisa di gedung pemerintah atau bisa juga di mall. “Fungsinya untuk percepatan penanganan Covid-19 di Kalimantan Selatan,” katanya.[]



