Jalan Cemara Ujung Segera Diperbaiki

Jalan Cemara Ujung Segera Diperbaiki

Diposting pada

Editor : Almin Hatta

BANJARMASIN – Sejak menjadi jalan alternatif terkait rehab berat Jembatan Alalak, Jalan Cemara Ujung (Perumnas Kayutangi) kini mengalami kerusakan cukup parah di sejumlah titik.

Parahnya, kondisi tersebut sudah terjadi sejak beberapa bulan terakhir. Kondisi tak nyaman ini tentu saja dikeluhkan warga yang kerap melintas di sana.

Kendati masuk sebagai jalan kota, namun saat ini fungsi Jalan Cemara Ujung tersebut lebih kepada menggantikan Jalan Nasional akibat pengalihan arus lalulintas.

Ketika dikonfirmasi, Kabid Jalan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banjarmasin, Chandra, mengatakan, faktor utama dari rusaknya jalan di kawasan ini dikarenakan semakin padatnya lalulintas, lantaran pengalihan arus akibat masih berlangsungnya proses pengerjaan Jembatan Alalak.

“Karena adanya pengalihan arus, maka beban arus lalulintas di sana sangat padat. Sehingga mempercepat kerusakan jalan,” katanya.

Chandra mengaku, berbagai upaya telah dilakukan pihak PUPR guna mengatasi problem tersebut. Salah satunya dengan menguruk material tanah dan batu di titik yang mengalami kerusakan.

“Kemarin kita sudah melakukan pengurukan, terutama di titik yang mengalami kerusakan cukup parah. Misalnya ada jalan yang berlubang, maka langsung ditangani tim reaksi cepat. Kemudian kalau ada laporan dari masyarakat, maka akan segera dilakukan penanganan,” ujarnya.

Meski sudah beberapa kali dilakukan upaya demikian, namun faktanya kerusakan masih saja terjadi. Terlebih upaya penanganan cepat yang dilakukan sifatnya hanya sementara, alias tidak permanen.

Karenanya, Dinas PUPR Banjarmasin berencana  melakukan perbaikan secara permanen terhadap kerusakan yang terjadi di Jalan Cemara Ujung ini.

“Memang rencananya tahun ini akan dilakukan perbaikan secara permanen. Akan dilakukan pengaspalan, panjangnya kurang lebih 500 meter. Terutama dari arah turunan jembatan,” tandas Chandra.

Chandra membeberkan, rencana perbaikan secara permanen atau pengaspalan tersebut saat ini sudah dalam proses lelang.

“Ini sudah mulai proses lelang. Mungkin Mei-Juni sudah mulai dilakukan pengerjaan,” ujarnya.[]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *