ULM Masih Tunda Perkuliahan Tatap Muka

ULM Masih Tunda Perkuliahan Tatap Muka

Diposting pada

Editor : Almin Hatta

BANJARMASIN – Angka infeksi Covid-19 di Kota Banjarmasin hingga sekarang masih tinggi. Karenanya,  rencana Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin untuk memulai perkuliahan secara tatap muka terancam batal.

Hal ini diutarakan Rektor ULM, Prof DR Sutarto Hadi MSc MSi saat ditemui usai kegiatan vaksinasi massal tahap kedua di gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Selasa pekan kemarin.

“Kami masih belum berani melaksanakan pembelajaran tatap muka. Kami tidak ingin ambil resiko,”ucapnya.

Sebagai informasi, sebelumnya Kampus Perjuangan ini  telah merencanakan pembelajaran tatap muka, sekaligus pembelajaran daring (hybrid learing), di pertengahan bulan Maret ini.

Hal ini sesuai dengan edaran surat bertanggal 28 Januari 2021 yang merupakan hasil rapat senat tanggal 26 Januari 2021, mengenai penyelenggaraan pembelajaran pada Semester Genap Tahun Akademik 2020/2021.

Tidak hanya itu, orang nomer satu di ULM ini juga mengatakan ada beberapa dosen yang terpapar virus Covid-19. 

“Kalau dosen ada beberapa yang terpapar Covid. Ya, karena mereka juga ada interaksi dengan mahasiswa yang terkena Covid-19 tapi tanpa gelaja,” ungkapnya.

Prof Sutarto sendiri mengkhawatirkan, jika diberlakukannya pembelajaran tatap muka di ULM akan membuat penularan virus Covid-19 di lingkungan kampus semakin masif.

“Jadi kami mengkhawatirkan kalau 30.000 mahasiswa yang kuliah itu berkumpul di kampus, tentu akan rentan terjadi penularan yang masif,” tuturnya.

Melihat kondisi angka infeksi virus Covid-19 yang masih tinggi, tentu Prof Sutarto beserta jajaran masih belum bisa menentukan apakah sistem pembelajaran tatap muka di ULM tetap dilaksanakan.

“Masih begini kondisinya, dengan sangat terpaksa kami belum bisa memutuskan untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka. Jadi perkuliahan tetap dengan metode daring, dan kita tunggu saja semoga lekas membaik,” tandasnya.[]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *