Editor : Almin Hatta
TAMIYANGLAYANG – Kapolres bersama segenap unsur Muspida Kabupaten Barito Timur (Bartim), bertekad mengembalikan status pandemi Covid-19 wilayah ini dari sekarang dinyatakan oranye, menjadi hijau kembali.
Tekad tersebut ditegaskan setelah Kapolres dan jajaran Muspida Bartim bersama Ditpam Obvit Polda Kalteng mengikuti peresmian Launching PPKM skala Mikro oleh Gubernur Kalteng di Desa Sidorejo, Kabupaten Kotawaringin Barat, secara daring di Aula Desa Dorong, Kecamatan Dusun Timur, Bartim, Rabu (24/3/2021).
Selesai kegiatan tersebut, Kapolres Bartim AKBP Afandi Eka Putra SH SIK MPICT, mengatakan, sekitar dua pekan terakhir penanganan Covid-19 berbasis kesatuan wilayah berskala terkecil di RT dengan bentuk Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala Mikro, sudah dilaksanakan di wilayah Bartim.
“Hal itu kita lakukan setelah melihat contoh di Pulau Jawa, yang setelah dievaluasi ternyata efektif untuk diterapkan di Bartim dalam penanganan Covid-19,” ujarnya.
Kapolres menyatakan, pihaknya baru saja melakukan rapat koordinasi dengan unsur Muspida Bartim untuk menyiapkan strategi dan langkah-langkah kongkrit dalam rangka menyukseskan PPKM untuk penanganan Covid-19 ini.
Kapolres AKBP Afandi Eka Putra mengungkapkan, posisi Kabupaten Bartim saat ini zona oranye, berdasarkan hitungan Pemerintah Provinsi.
“Tentunya target PPKM harus bisa menurunkan penyebaran Covid, dan indikator kenaikan harian harus turun dari zonasi tersebut. Jadi, mulai hari ini kita laksanakan,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala BPBD Bartim, Ir Riza Rahmadi, menyatakan pihaknya mendukung penuh penerapan PPKM yang telah dicanangkan langsung oleh Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran tersebut.
“Jadi, kita sudah menyimak bahwa berdasarkan laporan harian Covid-19 Pemerintah Kalteng, untuk Barito Timur termasuk daftar 9 kabupaten/kota yang dalam pekan ini tren Covid naik. Mudah-mudahan dalam dua pekan ke depan zona oranye ini sudah berubah kuning, dan terus turun menjadi zona hijau,” ujarnya.[]



