HET Elpiji 3Kg di Pangkalan Wilayah Bartim Rp19.500

HET Elpiji 3Kg di Pangkalan Wilayah Bartim Rp19.500

Diposting pada

Editor : Almin Hatta

TAMIYANGLAYANG – Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Kabupaten Barito Timur (Bartim), berencana membuat surat imbauan kepada Pangkalan Elpiji 3kg.

“Isi surat tersebut adalah agar penjualan Elpiji 3kg tidak melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang sudah ditetapkan oleh Dinas Perdagangan Bartim,” kata Kabid Perdagangan Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Bartim, Djuni Sukses Penawar SE MSi, ketika ditemui di ruang kerjanya, Rabu (14/4/2021).

Djuni menjelaskan, HET Elpiji 3Kg bersubsidi di pangkalan untuk wilayah Bartim adalah Rp19.500.

 dengan menimal  Het nya sembilan belas ribu lima ratus rupiah, itu harga dipangkalan untuk elpiji yang bersubsidi, ujar Djuni Sukses Penawar, SE.,M.Si, Kabid 

Sebenarnya, papar Djuni, gas elpiji 3kg ini peruntukannya hanya bagi warga masyarakat yang ekonominya lemah (kurang mampu).

“Karena itulah gas Elpiji 3Kg ini dikasih subsidi oleh pemerintah. Karena itu pula tiap pengambilan diminta memperlihatkan e-KTP,  untuk mengetahui identitas orang yang membeli gas subsidi tersebut. Kalau di KTP-nya tertulis pekerjaan PNS, ya tentu tidak bisa mengambil elpji 3kg,” ujarnya.

Penegasan HET ini, berkaitan dengan kabar melalui medsos bahwa di Bartim belakangan ini harga gas Elpiji 3kg tidak menentu. Ada yang Rp25.000, bahkan disebutkan sampai  Rp30.000, hingga mencapai Rp46.000.

Langka dan mahalnya harga Elpiji 3kg ini konon disebabkan  terhambatnya pasokan, sebagai dampak masih belum stabilnya arus lalulintas id kawasan Mataraman, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. 

Jumlah pangkalan Elpiji 3kg di wilayah Kecamatan Dusun Tengah, Kabupaten Barti, ada 43 buah. 

“Untuk penjualan Elpiji 3kg yang melebihi HET, maka yang mesti bertindak adalah Satgas Pangan Kabupaten yang ada di Polres Bartim,” kata Djuni.[]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *