Editor : Almin Hatta
BATULICIN – Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) mendapat kunjungan dari Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), Dr Safrizal ZA, dalam rangka melakukan monitoring peniadaan mudik lebaran di sejumlah posko, Sabtu (8/5/2021) kemarin.
Dalam kunjungan tersebut, Safrizal didampingi Sekda Provinsi Kalsel Roy Rizali Anwar. Kedatangan mereka disambut langsung oleh Bupati Tanbu Zairullah Azhar, didampingi Kapolres Tanbu AKBP Himawan Sutanto Saragih, Kasdim, dan sejumlah pejabat Pemkab Tanbu.
Selain posko mudik lebaran di Pelabuhan Ferry Batulicin, Safrizal juga meninjau gudang farmasi vaksin di daerah Perkantoran Pemkab Tanbu, Gunung Tinggi, Batulicin.
Menurut Safrizal yang juga merupakan pejabat di Kemendagri ini, Tanbu merupakan titik terakhir dalam kunjungan kerjanya guna melaksanakan monitoring peniadaan mudik lebaran di Kalsel.
Dasar monitoring ini sendiri adalah Surat Edaran (SE) Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian Nomor 500/2784/31 tertanggal 4 Mei 2021 tentang pelarangan kegiatan buka puasa bersama dan open house gubernur, bupati/walikota se-Indonesia.
SE tersebut menjadi acuan bagi Safrizal mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 065/1836/Dinkes/Tahun 2021 tentang peniadaan mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah dan upaya pengendalian penyebaran Covid-19 di Kalsel.
“Kebijakan peniadaan mudik lebaran tersebut untuk mengurangi tingkat penyebaran Covid-19 di Kalsel dan meningkatnya mobilitas masyarakat di bulan Ramadhan hingga lebaran,” ujarnya.
Selain itu, paparnya, dalam rangka penanggulangan dan pencegahan terhadap lonjakan Covid-19 di Kalsel, maka pemerintah daerah saat ini melakukan pemberlakuan kebijakan peniadaan mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah.
Pada kesempatan ini, Safrizal juga membeberkan terkait pelaksanaan vaksinasi untuk tenaga kesehatan (Nakes) se-Kalsel yang sudah mencapai 95 persen.
“Sementara itu, vaksinasi kepada lansia saat ini sudah dilaksanakan sebanyak 30 persen,” ucapnya.[]




