Editor : Almin Hatta
BANJARMASIN – Memilih Ketua Umum baru, Pengurus Provinsi (Pengprov) Wushu Indonesia (WI) Kalimantan Selatan (Kalsel) gelar Musyawarah Daerah (Musda).
Musda kali ini sedikit berbeda, karena hanya mengagendakan pemilihan Ketua Umum Pengprov WI Kalsel yang dilaksanakan di Hotel Rodhita Banjarmasin, Sabtu (8/5).
Ketua Umum WI Provinsi Kalsel terpilih, yakni Chandra Bayu, mengatakan, posisinya kali ini merupakan hasil permintaan pengurus yang ada saat ini, dimana hampir 2 tahun terakhir posisi ketua umum mengalami kekosongan setelah ketua terdahulu mengundurkan diri sebelum dilantik.
Terpilihnya Chandra dilaksanakan secara aklamasi, untuk menyelamatkan Tim Wushu Kalsel yang bakal berlaga di PON XX Papua, juga setelah adanya konfirmasi dari PB WI terkait kepengurusan WI Kalsel.
“Semoga kita bisa bekerja sama membangun prestasi Wushu Kalsel. Kita akan mempersiapkan sesegera mungkin atlet kita menuju PON Papua, dengan optimis mampu meraih medali emas,” ucapnya.
Dengan rasa optimis yang tinggi, Chandra Bayu mengharapkan kerjasama yang baik antar pengurus, serta mampu menghidupkan kembali wushu di kabupaten/kota di Kalsel.
“Kita mau memegang WI Kalsel, karena cabor ini berpotensi, dan bahkan kemarin di Jabar mampu meraih perak. Artinya bisa dimajukan lagi, dan dibina dengan baik, sehingga akan menghasilkan atlet berprestasi,” ucapnya.
Sementara itu, Hesly Junianto, Wasekum KONI Kalsel, mewakili Ketum KONI Kalsel, mengatakan bahwa kepengurusan yang ada saat ini harus mampu bekerjasama dengan baik.
Hal itu dilakukan dalam upaya memajukan olahraga wushu di Kalsel, dengan memajukan pembinaan organisasi di kabupaten/kota se-Kalsel.[]



