Editor : Almin Hatta
TAMIYANGLAYANG – Melalui koordinasi dan konsolidasi, Asosiasi Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia Kabupaten Barito Timur (Askab PSSI Bartim), bersama Isco dan komisi kepengurusan, merecanakan pembinaan kelompok umur pemain sepakbola, demi kemajuan sepakbola di Kabupaten Bartim, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).
“Tahapan pertama rencana tersebut sudah berjalan. Yakni dengan digelarnya rapat koordinasi dan konsolidasi oleh Askab PSSI Bartim,” kata Ketua Askab PSSI Bartim, Nur Sulistio SPd I, Sabtu (5/6/2021) kemarin.
Menurut Nur Sulistio yang juga Ketua DPRD Bartim ini, dalam koordinasi dan konsolidasi tersebut dibahas program-program untuk kemajuan sepakbola di Kabupaten Bartim.
Nur Sulistio memaparkan, hasil rapat tersebut berupa saran, pendapat, dan masukan untuk melakukan pembinaan sepakbola, khususnya untuk pemain muda yang tangguh.
“Pembinaan ini tentu kita lakukan melalui kerjasama dengan pemerintah daerah, Isco, dan komisi-komisi yang ada di pengurusan,” ujarnya.
Program Askab PSSI Bartim ke depan, lanjut Nur Sulistio, melakukan pembinaan pemain mulai dari usia 13 tahun, sampai kelompok umur 15 tahun, dan seterusnya.
“Khususnya untuk persiapan menghadapi Piala Suratin. Dari situ nantinya secara otomatis kita lihat bakat-bakat para pemain bola yang menonjol. Semua itu tidak lepas dari dukungan semua pihak. Dan untuk saat ini kita sedang mempersiapkan tim untuk mengikuti turnamen tingkat provinsi,” ucapnya.
Nur Sulistio mengungkapkan, dalam rapat tersebut juga dibahas upaya untuk peningkatan kualitas pelatih dengan Lisensi D.
Nur Sulistio menegaskan, mulai sekarang pihaknya menyusun kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan mulai awal Agustus 2021 mendatang.
“Intinya, kami semua akan berusaha memperbaiki persepakbolaan di Kabupaten Bartim. Mulai dari pembinaan usia dini, usia muda, dan seterusnya. Keinginan kita adalah melahirkan generasi sepakbola Bartim yang tangguh dan terbaik,” tuntasnya.[]



