Editor : Almin Hatta
BANJARBARU – Demi menjaga kondusivitas serta keamanan menjelang dan saat pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Gubernur, Polda Kalsel menurunkan 2.468 personel gabungan yang akan disebar di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Hal ini diutarakan Kapolda Kalsel Irjen Pol Rikwanto SH MH saat ditemui media, seusai apel kesiapan pergeseran pasukan dalam rangka PSU Gubenur dan Wakil Gubenur Kalsel 2021, Senin (7/6) pagi.
“Untuk personel dari Polda, kita turunkan sebanyak 582 orang untuk tiap TPS,” ucapnya.
Tidak hanya personil dari Polda Kalsel yang siap berjaga di setiap TPS. Polda Kalsel juga mendapat bantuan personel dari beberapa Polresta di Kabupaten/Kota.
“Kita juga dapat bantuan personel dari Polres terdekat, seperti Polres Banjarbaru, Tanah Laut (Tala), dan Polres HST (Hulu Sungai Tengah,” katanya.
Kapolda Kalsel ini mengimbau agar personel yang bertugas di TPS bisa mengenali dengan benar karakteristik TPS pelaksana PSU.
“Saya juga mengimbau kepada personel yang bertugas nantinya pada 9 Juni, harus kenal betul dengan TPS tersebut,” tegasnya.
Di sisi lain, Pj Gubernur Kalsel Dr Safrizal ZA mengatakan, hari ini pasukan keamanan PSU sudah siap dilepas ke daerah pelaksana PSU.
“Hari ini kita lepas pasukan yang sudah di-briefing oleh Kapolda dan Danrem, dan juga sudah dijelaskan nantinya tugas apa saja yang haris dilakukan di masing-masing TPS,” ucapnya.
Safrizal juga berharap, agar pelaksanaan PSU ini dapat berjalan dengan lancar. “Harapan kita adalah PSU ini dapat berjalan dengan lancar, tidak ada gangguan apa pun, aman, tertib, serta berjalan sesuai dengan prokes yang telah ditetapkan. Dan jangan lupa untuk memakai masker sebelum berangkat dari rumah,” tutup Safrizal.
Sebagai informasi, dalam pelaksaan apel
kesiapan pergeseran pasukan dalam rangka PSU Gubenur dan Wakil Gubenur Kalsel 2021 ini, sebanyak 2.468 personel gabungan yang terdiri dari unsur TNI/Polri sudah dilepas dan siap mengamankan PSU 9 Juni mendatang.[]



