Abdul Hadi Ajak Warga Jaga Ekosistem Ikan Lokal Demi Masa Depan

Diposting pada

Editor : Almin Hatta

PARINGIN – Diberi amanah sebagai orang nomor satu di Pemerintahan Kabupaten Balangan, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), H Abdul Hadi prihatin akan keadaan ekosistem ikan lokal di wilayah berjuluk Bumi Sanggam tersebut.

H Abdul Hadi mengingatkan, dalam amanat Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945, keberadaan sumber daya alam bertujuan untuk memajukan kesejahteraan umum. Sekaligus untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan.

“Untuk itu, dengan memperhatikan kebutuhan generasi sekarang dan masa depan, perlu adanya dukungan kita semua dalam pengelolaan lingkungan yang serasi, seimbang, guna mendukung terselenggaranya pembangunan berkelanjutan yang berwawasan lingkungan,” tuturnya, Sabtu (12/6/2021).

Abdul Hadi mengungkapkan, menurut data statistik resmi, hasil tangkapan ikan Balangan tahun 2020 mencapai 952 ton, di mana 23,11 persennya diperoleh dari perairan umum di wilayah Kecamatan Lampihong.

“Jadi, dari keseluruhan ikan tangkapan di delapan kecamatan, lebih dari seperlimanya berasal dari Kecamatan Lampihong. Ini potensi nyata di depan mata kita,” ujarnya.

Mulai dari Desa Jungkal hingga Desa Matang Lurus, papar Abdul Hadi, tersebar perairan umum dengan potensi perikanan yang cukup besar. 

“Sebut saja wilayah Trans Lajar Papuyuan. Yakni kawasan yang sangat besar potensi ikan lokalnya, seperti papuyu dan haruan (ikan batok dan gabus, red), yang kita sama-sama tahu nilai ekonominya tinggi,” katanya.

Untuk itu, Bupati Balangan ini mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga ekosistem sungai,  termasuk didalamnya keberagaman fauna ikan lokal, dari aktivitas penangkapan ikan yang terlarang seperti penyetruman, penggunaan potassium, atau bahkan racun kimia lainnya.

“Maka kegiatan restocking ikan lokal di perairan Trans Lajar Papuyuan yang telah kita laksanakan, bertujuan untuk meningkatkan populasi ikannya. Sehingga diharapkan populasi ikan tetap tinggi, lestari, dan bisa dimanfaatkan secara berkesinambungan oleh masyarakat dan anak cucu kita kelak,” pungkasnya.[]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *